Indonesia Lawan Tim-Tim Kuat di Grup A Piala Thomas 2020, Seberapa Besar Peluang Merah Putih Lolos?

Andhika Khoirul Huda, Jurnalis · Kamis 07 Oktober 2021 12:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 07 40 2482637 lawan-tim-tim-kuat-bagaimana-peluang-indonesia-di-fase-grup-piala-thomas-2020-3PTRsUmEJm.jpeg Indonesia akan segera memulai perjuangan mereka di Piala Thomas 2020 (Foto: NOC Indonesia)

AARHUS Piala Thomas 2020 akan beruglir pada 9-17 Oktober 2021 di Aarhus, Denmark. Tim Bulu Tangkis Indonesia berada di Grup A yang bisa dibilang 'Grup Neraka.'

Di Grup A Piala Thomas 2020, Merah-Putih akan berjumpa dengan dua tim yang cukup kuat, yakni Taiwan dan Thailand. Sementara itu, satu tim lagi diisi oleh Aljazair yang belum berbicara banyak di dunia bulu tangkis.

Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo (Foto: Reuters)

Taiwan kemungkinan akan jadi lawan terberat bagi Indonesia di Grup A. Sebab, mereka memiliki pasangan ganda putra pemenang medali emas Olimpiade Tokyo 2020, Lee Yang/Wang Chi-Lin.

Jika dilihat dari rekor pertemuan mereka dengan dua pasangan andalan Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon dan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, mereka di atas kertas lebih banyak kalah. Bahkan, mereka juga tidak pernah menang dari Fajar Alfian/Muhammad Rian yang merupakan ganda putra ketiga Merah-Putih.

Saat bertemu dengan Minions –julukan Kevin/Marcus, Lee Yang/Wang Chi-Lin hanya menang sekali dan kalah tiga kali. Sementara itu, kala berjumpa dengan Hendra/Ahsan, mereka menang di lima kesempatan dan kalah enam kali.

Akan tetapi, di Olimpiade Tokyo 2020 lalu, pasangan Taiwan itu mampu membuktikan diri sebagai yang terbaik. Mereka juga mengalahkan Daddies –julukan Hendra/Ahsan- pada babak semifinal dengan skor 21-11 dan 21-10.

Sebelumnya, di fase grup, Lee Yang/Wang Chi-Lin mampu mengalahkan Minions dengan skor 18-21, 21-15, dan 17-21. Ditambah lagi, performa Minions juga sedang menurun akhir-akhir ini sehingga Yang/Chi-Lin diprediksi akan sangat menyulitkan Indonesia di sektor ganda putra.

BACA JUGA: 5 Negara yang Pernah Juara Piala Thomas, Siapa Paling Banyak?

Di sektor tunggal putra, Chou Tien Chen juga akan diandalkan Taiwan. Tunggal putra nomor empat dunia itu kemungkinan akan merepotkan Anthony Sinisuka Ginting dan Jonatan Christie. Sebab, dua tunggal putra Indonesia itu sedang tidak dalam performa terbaik mereka. Mereka kesulitan untuk menyumbang poin di Piala Sudirman 2021 lalu.

Alhasil, Chen bisa jadi sangat termotivasi untuk bisa meraih kemenangan atas Ginting dan Jonatan. Dia bisa memanfaatkan penurunan performa mereka.

Padahal, jika berbicara head-to-head, Ginting dan Chen berbagi skor 6-6, sedangkan Jonatan unggul 6-2. Selain Ginting dan Jonatan, Indonesia masih punya Shesar Hiren Rhustavito yang mengisi tempat ketiga di nomor tunggal putra.

Selain nama-nama di atas, Taiwan masih memiliki Lu Ching Yao/Yang Po Han dan Lee Jhe-Huei/Yang Po-Hsuan di sektor ganda putra. Pada Piala Sudirman 2021 lalu, kedua pasangan itu tampil apik, terutama Lee Jhe-Huei/Yang Po-Hsuan yang membawa Taiwan merebut satu poin dari Jepang di perempatfinal. Untuk sektor tunggal, mereka juga masih punya Wang Tzu Wei.

Kendati demikian, Indonesia punya pemain-pemain muda yang bisa diandalkan. Ada Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin di nomor ganda putra serta Chico Aura Dwi Wardoyo di tunggal putra. Bisa jadi, para darah muda ini membuat kejutan ketika dipercaya untuk menggantikan peran senior mereka.

Anthony Sinisuka Ginting  (Foto: Reuters)

Selain Taiwan, Indonesia juga patut mewaspadai Thailand. Mereka tampil cukup bagus pada Piala Sudirman 2021 sebelum dikalahkan Korea Selatan 2-3 pada perempatfinal.

Pada sektor tunggal putra, Kunvalut Vitidsarn sudah pasti akan menjadi andalan Thailand. Dia sempat mengalahkan Shi Yu Qi untuk membuat China kerepotan pada fase grup Piala Sudirman 2021. Selain itu, dia juga merupakan juara dunia junior tiga kali berturut-turut.

Dilihat dari rekor pertemuan dengan Ginting dan Jojo –sapaan akrab Jonatan, Vitidsarn baru bertemu satu kali dengan mereka yang berujung kekalahan. Akan tetapi, dia telah membuktikan mampu mengalahkan Shi Yu Qi yang belum pernah dikalahkan oleh Ginting sehingga Indonesia tidak boleh meremehkannya begitu saja.

Negeri Gajah Putih juga masih punya Kantapon Wangchaoren dan Suppanyu Avihingsanon di nomor tunggal putra yang akan menopang kekuatan Vitidsarn. Mereka juga memiliki pasangan yang cukup kuat di nomor ganda putra, yaitu Supak Jomkoh/Kedren Kittinupong.

Jomkoh/Kittinupong secara mengejutkan mampu mengalahkan pasangan Korea Selatan, Choi SolGyu/Seo Seungjae dalam dua gim langsung 21-18 dan 24-22 di perempatfinal Piala Sudirman 2021. Sebelumnya, mereka menaklukkan He Jiting/Tan Qiang asal China dengan skor 11-21, 21-8, dan 21-11 di fase grup.

Lawan tersulit Indonesia adalah Taiwan dan Thailand, tetapi Aljazair tidak boleh dilupakan. Sekadar inofrmasi, Aljazair hanya akan diperkuat empat pemain. Sepertinya, Aljazair hanya ingin mencari pengalaman dan menambah jam terbang para pebulu tangkis mereka di ajang internasional. Sebanyak empat pebulu tangkis Aljazair, yaitu Mohamed Abderrahime Belarbi, Adel Hamek, Koceila Mammeri, dan Youcef Sabri Medel.

Melihat performa pebulu tangkis putra Indonesia di Piala Sudirman 2021, Merah-Putih harus segera berbenah dan menyiapkan strategi yang tepat. Jika tidak, Indonesia bisa tersisih karena kalah saing dari Taiwan dan Thailand.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini