Mia Audina Punya Segudang Prestasi di Dunia Bulu Tangkis, Ini Resep Suksesnya

Andika Pratama, Jurnalis · Kamis 07 Oktober 2021 10:53 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 07 40 2482575 punya-banyak-prestasi-ini-resep-sukses-legenda-bulu-tangkis-indonesia-mia-audina-c2291awttf.jpg Mia Audina si Anak Ajaib Indonesia di tunggal putri (Foto: Olympic)

MIA Audina adalah legenda bulu tangkis Indonesia di nomor tunggal putri yang kini telah berpindah kewarganegaraan menjadi Belanda. Meski begitu, dia tetap dikenal sebagai salah satu pahlawan bulu tangkis Tanah Air karena prestasinya, baik di tim maupun perorangan.

Lalu, lebih tegang main tim atau perorangan untuk Mia Audina? Dalam wawancara di kanal youtube PB Djarum, Mia Audina mengungkapkan, bahwa dirinya sama dengan atlet-atlet lain yang tegang sebelum bertanding.

Mia Audina si Anak Ajaib (Foto: PB Djarum)

“Pastinya tegang sekali yah. Main tim berbeda dengan perorangan. Tegangnya berbeda, pasti tegang,” kata Mia Audina, Kamis (7/10/2021).

Namun, bagi Mia Audina, tegang saat main di tim berbeda dengan perorangan. Mia Audina bahkan menyatakan tingkat ketegangannya meningkat usai juara Piala Uber 1994 bersama Indonesia.

BACA JUGA: Mia Audina Cerita Awal Mula Runtuhnya Dominasi atas Zhang Ning, Gara-Gara Virus?

Ya, Mia Audina adalah penentu kemenangan Indonesia atas China di final Piala Uber 1994. Pada partai terakhir, Mia Audina melawan tunggal putri China peringkat 12 dunia, Zhang Ning. Mia Audina harus berjuang hingga gim ketiga untuk menekuk Zhang Ning dengan skor 11-7, 10-12, dan 11-4.

Kemenangan Mia Audina begitu luar biasa karena dia baru berumur 14 tahun saat itu. Sekadar informasi, Mia Audina adalah anggota tim Piala Uber termuda sepanjang sejarah bulu tangkis.

Sejak meraih kemenangan besar itu, orang-orang mulai berharap banyak kepada Mia Audina. Hal itu membuat tekanan kepada Mia Audina membesar.

“Sebetulnya, setelah 1994 (Piala Uber) lebih berat tegangnya dan bebannya. Sebab, orang-orang sudah tahu saya waktu itu,” tutur Mia Audina.

Mia Audina si Anak Ajaib (Foto: Badmintonindonesia)

Oleh sebab itu, dia menyatakan ketegangannya meningkat usai Piala Uber 1994. Akan tetapi, Mia Audina tetap bisa berprestasi setelah itu.

Mia Audina pun membagikan rahasianya. Menurut Mia, ketegangan itu lumrah dan setiap atlet harus bisa mengatasinya dengan baik sehingga punya peluang lebih besar untuk menang.

Mia Audina pun bersyukur karena dia tidak hanya dianugerahi talenta, tetapi juga mental yang kuat. Alhasil, dia mampu mengatasi ketegangannya dengan baik sehingga kerap menang dan memberikan banyak prestasi untuk Indonesia.

“Mungkin, talenta yah. Bersyukur, saya dikasih mental yang kuat. Tapi, tidak berarti tidak tegang. Cuma tidak kelihatan aja dari luar,” ucap Mia Audina.

“Tegang banget pasti. Tapi, kita belajar cara mengatasinya. Yang pasti, kita mau menang dan tidak menyerah sebelum selesai. Kurang-lebih begitu garis besarnya,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini