Fabio Quartararo Unggul Cukup Jauh dari Francesco Bagnaia di MotoGP 2021, Ducati Pantang Menyerah

Fitradian Dimas Kurniawan, Jurnalis · Selasa 28 September 2021 00:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 27 38 2477798 fabio-quartararo-unggul-cukup-jauh-dari-francesco-bagnaia-di-motogp-2021-ducati-pantang-menyerah-pmi4urhvOi.jpg Francesco Bagnaia pesaing terdekat Fabio Quartararo dalam perebutan gelar juara MotoGP 2021 (Foto: Reuters)

BOLOGNA - Direktur Olahraga Ducati, Paolo Ciabatti, tetap optimistis dengan peluang pembalapnya, Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo), untuk menjuarai di MotoGP 2021. Dia yakin Bagnaia masih punya peluang menyalip Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha) yang kini memimpin klasemen sementara dengan 234 poin.

Saat ini, Bagnaia berada di posisi kedua dengan 186 poin. Dia tertinggal 48 angka dari Quartararo.

Francesco Bagnaia (Foto: MotoGP)

Dengan empat balapan tersisa dan 75 poin maksimal, tentu peluang Bagnaia belum tertutup. Tetapi, Ciabatti menyadari, bahwa jaraknya cukup jauh. Dia hanya bisa membantu pembalapnya terus mencoba.

BACA JUGA: Jadwal MotoGP AS 2021: Misi Marc Marquez Rusak Peluang Juara Quartararo, Valentino Rossi Melempem Lagi?

“Posisi kami sudah jelas. Kami berusaha untuk berada di depan dan memenangkan balapan. Hanya itu yang bisa saya katakan. Setelah itu, kami akan melihat situasinya,” kata Ciabatti, dikutip dari Speedweek, Selasa (28/9/2021).

“Fabio memiliki keunggulan yang besar. 48 poin dari empat balapan tersisa. Tetapi, apa saja bisa terjadi pada balapan. Kami harus terus mencoba. Kami telah membuktikan jika bisa bersaing di segala lintasan,” ujarnya.

Balapan sleanjutnya akan berlangsung di Circuit of The Americas (Cota), Amerika Serikat (AS), Senin 4 Oktober 2021, dini hari WIB. Ducati belum pernah menang di lintasan tersebut sehingga diperkirakan akan sulit meraih hasil positif.

Namun, Marc Marquez (Repsol Honda), yang biasa dominan di sana, belum 100 persen fit. Dengan performa Marquez yang belum membaik, Ciabatti berharap meraih kemenangan dan membuat Quartararo berada dalam tekanan.

Francesco Bagnaia (Foto: MotoGP)

“Sekarang, kami menantikan MotoGP AS. Biasnaya lintasan ini adalah milik Marquez. Dia selalu menang sejak 2013, dengan pengecualian di 2019,” tutur Ciabatti.

“Namun, Aragon juga biasanya milik Marquez dan kami berhasil mengalahkannya. Kami ingin menang dan membuat Fabio berada dalam tekanan. Meraih gelar memang sulit, tetapi bukan mustahil,” ucapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini