Kuasai Data Ducati dan Aprilia, Yamaha Lakukan Langkah Tepat Tunjuk Dovizioso

Admiraldy Eka Saputra, Jurnalis · Senin 27 September 2021 03:20 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 27 38 2477239 kuasai-data-ducati-dan-aprilia-yamaha-lakukan-langkah-tepat-tunjuk-dovizioso-wYJNkmmF5z.jpg Andrea Dovizioso membalap untuk tim satelit Yamaha di MotoGP 2021 (Foto: MotoGP)

MISANO - Tim Yamaha melakukan langkah tepat dengan menunjuk Andrea Dovizioso sebagai rekan baru Valentino Rossi di tim satelit. Dovizioso menggantikan posisi Franco Morbidelli yang naik ke tim pabrikan.

Meski sempat absen membalap selama satu musim, Dovizioso diyakini bisa memberikan dampak positif bagi Yamaha. Rider asal Italia itu dikenal memiliki kelebihan karena mengenal cukup baik karakter motor pabrikan lain.

 

Selain pernah membalap untuk Honda dan Yamaha, Desmodovi -julukan Dovizioso- juga cukup lama membela pabrikan asal Italia, Ducati. Berawal dari sana juga rider 35 tahun itu mendapat julukan tersebut.

Selain itu, baru-baru ini Dovizioso juga ditunjuk untuk mengembangkan motor Aprilia di MotoGP 2021. Berkat perannya juga saat ini motor RS-GP milik Tim Aprilia terlihat mulai bersaing dengan motor dari pabrikan lain.

Baca juga: Lama Tak Balapan Bikin Andrea Dovizioso Lambat

Meski demikian, Dovizioso mengaku sama sekali tak keberatan untuk berbagi pengetahuannya tersebut pada Yamaha. Ia mengaku siap untuk kembali membawa Yamaha bersaing untuk memperebutkan gelar juara.

"Salah satu alasan Yamaha menggaet saya adalah karena saya pernah mengendarai Ducati dan Aprilia. Saya pun bisa memberi banyak indikasi kepada mereka," ujar Dovizioso dilansir dari laman La Gazzetta dello Sport, Senin (26/9/2021).

Dovizioso sendiri mengakui motor Yamaha dan Ducati memiliki karakter yang bersebrangan. YZR-M1 milik Yamaha dikenal memiliki kelebihan pada akeselarsi namun cenderung kurang power saat melaju di lintasan lurus.

Sementara DesmosediciGP justru sebaliknya. Motor milik pabrikan Italia terkenal dengan power yang luar biasa di lintasan lurus. Hal itu dibuktikan Johan Zarco (Pramac Ducati) yang berhasil memecahkan rekor top speed MotoGP saat tampil di Sirkuit Losail, Qatar pada April lalu.

 

"Yamaha dan Ducati adalah motor yang saling berlawanan. Di atas kertas, Yamaha bukan motor yang tepat untuk gaya balap saya, namun adaptasi ada di tangan saya," lanjutnya.

Dovizioso tak memungkiri motor Yamaha sebenarnya kurang cocok dengan gaya balapnya saat ini. Meski tak asing dengan karakter YZR-M1, Dovizioso merasa dirinya membutuhkan adaptasi lebih.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini