Persiapan Piala Sudirman 2021, Piala Thomas dan Uber, Tim Indonesia Dapat Bimbingan Nonteknis

Hasyim Ashari, Jurnalis · Kamis 16 September 2021 05:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 15 40 2471994 persiapan-piala-sudirman-2021-piala-thomas-dan-uber-tim-indonesia-dapat-bimbingan-nonteknis-Nw8Uf7UJrP.jpg Greysia Polii dan Apriyani Rahayu masuk skuad Indonesia di Piala Sudirman 2021. (Foto/Reuters)

JAKARTA – Tim bulu tangkis Indonesia akan melakoni jadwal padat dengan mengikuti sejumlah turnamen, di antaranya Piala Sudirman 2021, Piala Thomas dan Uber. Sebagai persiapan, tim tak hanya mempersiapkan teknik dan fisik semata, tetapi juga nonteknis.

Salah satunya dengan menggelar diskusi antara pemain, pelatih, dan tim pendukung. Acara tersebut berlangsung di Gedung Serbaguna, Pelatnas PBSI Cipayung, Rabu (15/9/2021).

Foto/Reuters

Kegiatan ini dimaksudkan agar persiapan skuad Bulutangkis Indonesia menuju perebutan ketiga ajang beregu benar-benar siap.

Baca juga: Ini Penjelasan PBSI Masukkan 4 Pemain Muda ke Piala Sudirman 2021

“Lewat kegiatan ini, persiapan tim Piala Sudirman, Thomas dan Uber diharapkan jauh lebih mantap. Seluruh bidang mulai dari tim medis, dokter gizi hingga psikolog akan mendukung agar pemain bisa berjuang maksimal dan memberikan yang terbaik,” ujar PP PBSI Alex Tirta seperti dikutip dari laman Djarum Badminton.

Baca juga: Menakar Peluang Tim Bulu Tangkis Indonesia di Piala Sudirman 2021, Akankah Juara?

Lebih lanjut Alex mengatakan tidak membebani para atlet dengan target juara. Untuk para atlet betul betul dijaga jangan sampai cedera. Sementara dr. Ventinly dan dr. Paulina memberikan pengarahan seputar gizi olahraga dan pengaturan suplemen bagi atlet. 

"Menyangkut asupan nutrisi, para pemain harus memperhatikan sejak awal ketika masih berlatih di Pelatnas Cipayung. Selain itu, asupan nutrisi juga harus seimbang sesuai kebutuhan masing-masing atlet," tutur dr. Ventinly.

Foto/Reuters

Sedangkan tim psikolog memaparkan soal aspek psikologis dalam menghadapi pertandingan atau kejuaraan di Piala Sudirman, Thomas dan Uber. Karena ketiga ajang ini merupakan kejuaraan beregu, maka semua pemain dalam tim harus memiliki visi dan misi yang sama untuk memboyong piala bergengsi tersebut ke Tanah Air.

"Agar menang di tiga kejuaraan tersebut harus dicapai secara kelompok. Ketika sebuah kemenangan diraih, itu berarti merupakan kemenangan bersama. Sebaliknya ketika kalah itu juga merupakan kekalahan bersama. Karena itu, kita harus memiliki visi dan misi yang sama untuk merebut piala tersebut," ujar Endro.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini