Final US Open 2021 Tunggal Putri Penuh Keberagaman Ras dan Sangat Inspiratif

Rio Erfandi, Jurnalis · Sabtu 11 September 2021 21:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 11 40 2469856 final-us-open-2021-tunggal-putri-penuh-keberagaman-ras-dan-sangat-inspiratif-kECONU3w8H.jpg Leylah Fernandez usai meraih tiket final US Open 2021. (Foto/Reuters)

NEW YORK – Laga final tunggal putri US Open 2021 dianggap penuh keberagaman dan sangat inspiratif. Pertandingan puncak akan mempertemukan dua petenis muda, yakni Emma Raducanu berhadapan dengan Leylah Fernandez.

Jorge, ayah Fernandez menilai laga tersebut akan memberikan banyak insiprasi bagi semua orang. Ia menyebut ada keberagaman ras dan budaya pada pertandingan final tersebut.

Foto/Reuters

Keberhasilan Fernandez dan Raducanu melaju ke partai final tentu sangat mengejutkan. Bahkan laga final tersebut mengingatkan kembali pada AS Terbuka 1999 yang mempertemukan dua petenis muda yakni Serena Williams (18) dan Martina Hingis (19). Pada catatan ini, Fernandez dan Raducanu telah memberikan inspirasi.

Baca juga: 5 Potret Emma Raducanu, Petenis Cantik Berusia 18 Tahun Penakluk Juara Olimpiade

Namun, Jorge menilai ada hal lain lagi. Keberadaan mereka yang memiliki darah darah dari berbagai negara ternyata telah menyentuh beberapa masyarakat dunia dengan keberagaman ras dan budaya.

Baca juga: Kejutan! Leylah Fernandez Melaju ke Final US Open 2021 Usai Tekuk Aryna Sabalenka

Raducanu diketahui lahir di negara Kanada, dari ayah yang memiliki darah Rumania dan ibunya memiliki keturuan darah Asia yaitu Tiongha. Sementara Fernandez, memiliki darah Amerika Latin di mana sang ayah keturunan negara Ekuador dan Peru.

Jorge mengatakan partai final tersebut memiliki banyak arti kebersamaan. Ia menambahkan bahwa keduanya mewakili setiap komunitas yang bercampur dengan garis keturunan Asia hingga Amerika Latin.

“Saya melihat mereka membawa bakat yang sangat unik bagi mereka. Saya senang mereka menyentuh komunitas Asia. Saya pikir itu adalah peluang besar dalam permainan putri,” ucap ayah Fernandes, dilansir dari Express, Sabtu (11/9/2021).

“Saya pikir itu hanya positif untuk permainan. Jelas saya ingin Leylah menang. Itu tidak perlu dikatakan lagi. Tapi saya hanya berpikir bahwa pertandingan dan apa yang kita lihat, kedua wanita itu menyentuh banyak gadis muda,” imbuhnya.

Pencapaian Fernandez pada ajang AS Terbuka 2021 hingga ke final tidaklah mudah. Sejumlah petenis unggulan pun mampu ia lewati begitu saja. Seperti, pada babak ketiga ia berhasil mengalahkan sang juara bertahan yaitu Naomi Osaka dengan skor 5-7, 7-6, dan 6-4.

Foto/Reuters

Kemudian pada babak semifinal, petenis berusia 19 tahun itu berhasil mengalahkan Aryna Sabalenka yang merupakan unggulan kedua dengan skor 7-6 (3), 4-6, dan 6-4. Sedangkan lawannya Raducanu, berhasil melenggang ke partai final AS Terbuka usai mengalahkan unggulan 17 asal Yunani, Maria Sakkari lewat dua set langsung dengan skor 6-1 dan 6-4.

Sebagaimana diketahui, laga final AS Terbuka 2021 akan berlangsung di Arthur Ashe Stadium pada Minggu (12/9/2021) dini hari WIB. Kedua petenis tersebut akan menorehkan cacatan sejarah sebagai juara Gran Slam untuk pertama kalinya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini