Duet dengan Valentino Rossi, Pembalap F1 Charles Leclerc: Tak Ada yang Tidak Mungkin!

Rio Erfandi, Jurnalis · Sabtu 11 September 2021 18:33 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 11 38 2469832 duet-dengan-valentino-rossi-pembalap-f1-charles-leclerc-tak-ada-yang-tidak-mungkin-Qatx832guh.jpg Valentino Rossi memutuskan pensiun usai MotoGP 2021. (Foto/MotoGP)

MONAKO Valentino Rossi setelah menyatakan pensiun sebagai pembalap MotoGP dikabarkan akan melanjutkan kariernya di dunia balap mobil. Ia akan berduer bersama pembalap F1 Charles Leclerc.

Rossi akan resmi pensiun dari MotoGP pada akhir musim ini (2021). Ia pun dilaporkan tidak menutup kemungkinan akan menyebrang dari balapan motor ke balapan mobil.

Baca juga: Jatuh di Latihan Bebas 1 MotoGP Aragon 2021, Valentino Rossi: Sirkuit Terburuk dalam Karier Saya!

Berkat pernyataan itu, ide gila pun muncul ketika pembalap Formula One (F1) dari tim Ferrari, yaitu Charles Leclerc dirumorkan akan bersatu dengan Rossi. Hanya saja bukan di kompetisi F1 tetapi pada ajang Le Mans 24 jam.

Foto/Reuters

Apalagi juara dunia MotoGP sembilan kali tersebut ingin menguji kekuatannya pada ajang balapan Le Mans 24 Jam. Balapan tersebut dinilai penuh tantangan karena menguji stamina ekstra.

Baca juga: Dovizioso Comeback ke MotoGP, Valentino Rossi Nyesel Buru-Buru Pensiun

Kabar tersebut rupanya sampai terdengar kepada Leclerc. Namun, banyak yang beranggapan bahwa Rossi akan satu tim bersama Leclerc pada balapan mobil dinilai hanya sebuah angan-angan belaka.

Sementara itu, pembalap tim Ferrari, Leclerc menjawab ide tersebut dengan santai. Bahkan pembalap asal Monako itu mengatakan tidak ada yang tidak mungkin walau belum ada pembicaraan lebih lanjut tentang itu. Namun, Leclerc juga menegaskan memiliki ketertarikan balapan di Le Mans 24 Jam.

Foto/MotoGP

"Tidak ada yang tidak mungkin, sejujurnya tidak pernah ada diskusi tentang topik ini, itu benar-benar terlalu dini untuk memikirkannya,” ucap Leclerc dikutip dari Tuttomotoriweb, Sabtu (11/9/2021).

“Saya ingin balapan di sana. Saya pikir prioritas mutlak ada pada program F1 , tapi kami akan membicarakan ini jika ada kondisi yang tepat untuk melakukannya," tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini