Dianggap Lebih Fokus kepada Quartararo, Lin Jarvis: Yamaha Tak Pernah Lupakan Vinales

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis · Selasa 07 September 2021 13:53 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 07 38 2467437 dianggap-lebih-fokus-kepada-quartararo-lin-jarvis-yamaha-tak-pernah-lupakan-vinales-cpxmuDZZCq.jpg Maverick Vinales dan Fabio Quartararo. (Foto: MotoGP)

LESMO – Selama empat setengah tahun Maverick Vinales di tim pabrikan Yamaha, ia tercatat hanya bisa meraih delapan kemenangan saja. Hal itu sangat berbanding terbalik dengan apa yang dilakukan Fabio Quartararo, di mana ia sukses meraih delapan kemenangan hanya dalam waktu 13 bulan saja.

Quartararo membuktikan bahwa ia bisa langsung nyetel dengan motor YZR-M1. Yamaha pun dinilai juga berhasil memberikan El Diablo motor terbaik agar bisa tampil kompetitif di ajang balap MotoGP.

Masalahnya kini gara-gara fakta tersebut, banyak yang menilai Vinales seperti tak mendapatkan perlakuan yang sama. Top Gun nyatanya kesulitan untuk bisa tampil baik selama berada di tim pabrikan asal Jepang tersebut hingga akhirnya berpisah di pertengahan MotoGP 2021.

Baca Juga: Yamaha Serang Balik Vinales, Lin Jarvis: Dia Pembalap yang Banyak Bicara Sedikit Aksi

Fabio Quartararo

Lantas apa yang salah? Menurut Managing Director Yamaha, Lin Jarvis tidak ada yang salah dalam hal tersebut. Sebab ia menegaskan bahwa baik Quartararo dan Vinales mendapatkan motor yang sama hebatnya.

Khusus untuk Vinales yang sudah bergabung dengan Yamaha sejak 2017, Jarvis memastikan bahwa rider asal Spanyol itu selalu diberikan kuda besi terbaik milik tim berlogo garpu tala tersebut.

Jarvis pun sadar terkadang Yamaha tak bisa memenuhi kualitas motor yang diminta pembalap. Namun, Jarvis memastikan bahwa Yamaha selalu berusaha untuk memberikan yang terbaik.

Jarvis merasa ada enam tim pabrikan di kelas MotoGP saat ini dan hanya satu yang bisa dianggap menjadi yang terbaik. Jadi, ia tentu tak bisa selalu menjanjikan motor kuat karena tim lain pun juga berusaha untuk tampil lebih hebat.

Untuk masalah Vinales sendiri Jarvis menilai seharusnya Top Gun fokus pada dirinya sendiri dan menilai apa saja kekurangannya selama ini. Bukannya intropeksi diri, nyatanya Vinales lebih sering mengganti kepala kru (sudah tiga kali selama di Yamaha) daripada melihat apa yang salah terhadap kemampuan diri.

Maverick Vinales

“Semua pembalap harus khawatir tentang kesalahan mereka sendiri. Pabrikan dan tim Yamaha benar-benar bertekad untuk sukses bersama Maverick. Kami bersama selama lima tahun dan dia adalah investasi besar bagi kami,” jelas Jarvis, dikutip dari Speedweek, Selasa (7/9/2021)

“Kami memiliki keinginan besar untuk mencapai hasil yang diinginkan bersama. Apakah kaami membuat kesalahan? Tentu kami bisa saja melakukan beberapa kali Apakah kami selalu berhasil mendapatkan motor? Mungkin tidak,” lanjutnya

“Tapi itulah hidup. Enam pabrikan ambil bagian. Hanya satu yang bisa menang,” imbuh Jarvis.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini