Leani Ratri Oktila, Atlet Para Badminton Kebanggaan Indonesia yang Sumbangkan Dua Medali Emas di Paralimpiade Tokyo 2020

Admiraldy Eka Saputra, Jurnalis · Minggu 05 September 2021 16:15 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 05 40 2466471 leani-ratri-oktila-atlet-para-badminton-kebanggan-indonesia-yang-sumbangkan-dua-medali-emas-di-paralimpiade-tokyo-2020-9j8NKrtaNR.JPG Hary Susanto dan Leani Ratri Oktila sabet emas di Paralimpiade Tokyo 2020 (Foto: Reuters)

TOKYO - Indonesia patut bersyukur memiliki sosok seperti Leani Ratri Oktila. Atlet paragames kelahiran Riau 6 Mei 1991 ini telah berkali-kali mengharumkan Merah Putih di ajang Internasional.

Terbaru, Leani berhasil menyumbangkan medali emas untuk Indonesia di ajang Paralimpiade Tokyo 2020. Tidak hanya satu, ia bahkan berhasil menyumbangkan dua medali emas sekaligus.

 

Leani sendiri telah mengenal olahraga bulutangkis sejak usia tujuh tahun. Peran orang tua juga jadi salah satu alasan yang pada akhirnya membuat Leani menekuni olahraga tepok bulu.

Sejumlah prestasi bahkan berhasil ia capai di usia muda. Termasuk saat mewakili provinsinya di ajang nasional. Sayang, Ratri mengalami kecelakaan saat menginjak usia 21 tahun.

 Baca juga: Breaking News: Tumbangkan Pasangan Prancis di Final, Hary/Leani Raih Emas di Paralimpiade Tokyo 2020

Insiden yang terjadi pada 2011 itu membuat kaki dan tangan kirinya patah. Sejak saat itu, ia divonis memiliki keterbatasn permanen. Meski demikian, sifat pantang menyerah dan ambisi Ratri masih tetap ada.

Dua tahun setelah kecelakaan tersebut atau tepatnya di 2013, Ratri memutuskan untuk bergabung dengan Komite Paralimpiade Nasional Indonesia (NPC). Di sana Ratri berlatih dengan keras dan disiplin.

 Baca juga: Kalah dari Tunggal China, Leani Ratri Oktila Sumbang Perak bagi Indonesia di Paralimpiade Tokyo 2020

Semua kerja keras Ratri seakan terbayar tuntas di ajang Paralimpiade Tokyo 2020 kali ini. Ia berhasil menyabet dua medali emas dan satu medali perak untuk Tanah Air.

Medali emas pertama diraih Leani saat turun di nomor ganda campuran SL3-SU5 bersama partnernya, Khalimatus Sayidah. Leani/Khalimatus menyabet medali emas usai menumbangkan pasangan China, Cheng Hefang/Ma Huihui.

Raihan medali emas ini bahkan menjadi kali pertama bagi kontingen Merah Putih dalam 41 tahun terakhir keikutsertaan di ajang Paralimpiade. Terakhir kali wakil Indonesia meraih medali emas di ajang Paralimpiade adalah pada 1976 lalu.

Kemudian, medali emas lainnya juga berhasil disumbangkan Leani saat turun di nomor ganda campuran SL3-SU5 berpasangan dengan Hery Susanto. Hery/Leny sukses mengatasi pasangan Prancis, Lucas Mazur/Faustine Noel di partai final.

Bahkan bukan hanya di nomor ganda putri dan ganda campuran, Leani juga berhasil melaju ke final di nomor tunggal putri. Sayang, di nomor tersebut dia hanya meraih medali perak setelah kalah dari wakil China, Cheng Hefang.

Pencapaian luar biasa Leani Ratri Oktila di Paralimpiade Tokyo 2020 memang mengejutkan dan membuat bangga banyak orang. Akan tetapi, Leani memang sudah diunggulkan sejak awal untuk mempersembahkan medali.

 

Leani sendiri merupakan atlet para badminton andalan Indonesia. Selain raihan medali di ajang Paralimpiade Tokyo 2020 kali ini, sejumlah prestasi bergengsi lainnya juga telah berhasil didapatkan Leani.

Salah satu yang paling diingat tentu pencapaian Leani di ajang Asian Para Games di Jakarta pada 2018 lalu. Pada ajang tersebut, dia juga berhasil meraih dua medali emas dari nomor ganda putri dan ganda campuran.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini