Gagal Sabet Medali Emas di Tunggal Putri Paralimpiade Tokyo 2020, Leani Ratri Oktila Kurang Fokus dan Kelelahan

Andhika Khoirul Huda, Jurnalis · Minggu 05 September 2021 12:40 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 05 40 2466401 gagal-sabet-medali-emas-di-tunggal-putri-paralimpiade-tokyo-2020-leani-ratri-oktila-kurang-fokus-dan-kelelahan-UDawpOz3wd.jpg Leani Ratri Oktila raih medali perak di tunggal putri Paralimpiade Tokyo 2020. (Foto: Reuters)

TOKYO – Pemain para-bulu tangkis Indonesia, Leani Ratri Oktila, gagal merebut medali emas kala tampil di sektor tunggal putri Paralimpiade Tokyo 2020. Leani pun mengaku kelelahan dan kurang fokus kala bertanding di partai final tunggal putri SL4.

Ya, Leani gagal menyabet medali emas tambahan di Paralimpiade Tokyo 2020 dari sektor tunggal putri. Menghadapi Cheng Hufeng pada Minggu (5/9/2021) pagi WIB, Leani takluk dalam pertarungan tiga set yang berakhir dengan skor 19-21, 21-17, dan 16-21.

Leani Ratri Oktila

Sebenarnya, Leani berpeluang untuk menang di set pertama karena sudah unggul sangat jauh setelah interval. Namun, ketika menyentuh angka 19, lawannya berhasil membalikkan keadaan.

Meski gagal mendapat medali emas di sektor tunggal putri, Leani tetap puas dengan pencapaian yang diraih. Pemain berusia 30 tahun itu mengakui bahwa lawannya tampil lebih baik darinya pada pertandingan tersebut.

BACA JUGA: Paralimpiade Tokyo 2020, Kontingen Indonesia Melampaui Semua Target

“Saya cukup puas dengan hasil yang saya dapatkan sejauh ini. Untuk saat ini, saya harus mengakui bahwa lawan saya lebih baik dari saya,” kata Leani, dilansir dari situs resmi BWF untuk Paralimpiade Tokyo 2020, Minggu (5/9/2021).

BACA JUGA: Breaking News: Tumbangkan Pasangan Prancis di Final, Hary/Leani Raih Emas di Paralimpiade Tokyo 2020

“Sayangnya, saya tidak bisa menggunakan kesempatan itu (memiliki keunggulan di game pertama) dengan baik. Saya melewatkan kesempatan itu,” imbuhnya.

Menurut Leani, kekalahan tersebut disebabkan karena tubuhnya yang lelah setelah menjalani tes doping yang cukup lama pada malam sebelum pertandingan. Selain itu, dia juga mengaku kurang fokus karena masih akan bertanding di final nomor ganda campuran SL3-SU5.

“Tadi malam, tes doping memakan waktu begitu lama sehingga saya kelelahan ketika selesai, saya tidak punya energi lagi. Tapi, mungkin saya juga tidak bisa terlalu fokus pada pertandingan ini karena masih ada pertandingan ganda,” jelas Leani.

Hasil ini tetap membuat prestasi Leani mentereng di Paralimpiade Tokyo 2020. Dia total sudah meraih dua medali emas dan satu perak.

Leani Ratri Oktila

Dua medali emas sendiri didapat dari nomor ganda putri dan ganda campuran. Di sektor ganda putri SL3-SU5, Leani mendapatkan medali emas bersama Khalimatus Sadiyah.

Sementara itu, emas di ganda campuran didapat dari duetnya bersama Hary Susanto. Dia baru saja memastikan pencapaian itu dengan mengalahkan pasangan Prancis, Lucas Mazur/Faustine Noel, di partai final SL3-SU5 dengan skor 23-21 dan 21-17.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini