5 Atlet Putuskan Jadi Mualaf karena Temukan Ketenangan, Nomor 1 Tarik Perhatian

Djanti Virantika, Jurnalis · Kamis 02 September 2021 20:32 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 02 43 2465314 5-atlet-putuskan-jadi-mualaf-karena-temukan-ketenangan-nomor-1-tarik-perhatian-dCV1AyK3lc.jpg Wilhelm Ott memutuskan menjadi mualaf. (Foto: Instagram/@willi.ott.148)

KIPRAH atlet mualaf di dunia selalu menarik perhatian karena menyisakan cerita menarik dan inspiratif dalam kehidupannya. Beberapa atlet bahkan menarik perhatian besar kala menceritakan soal keputusan menjadi mualafnya.

Sebagian atlet memang tak ragu menceritakan latar belakang hingga penyebab utamanya yang akhirnya memutuskan untuk menjadi mualaf. Beberapa di antaranya mengaku ketenangan menjadi alasan utama untuk menjadi mualaf.

BACA JUGA: Curhat Istri Petarung MMA Wilhelm Ott, Harus Kehilangan Pekerjaan Usai Mengenakan Hijab

Lalu, siapa saja atlet tersebut? Mari intip lima atlet yang memutuskan menjadi mualaf karena menemukan ketenangan.

BACA JUGA: Kisah Petarung MMA Wilhelm Ott, Nikah Ulang Secara Islam Usai Jadi Mualaf

5. Nicolas Anelka

Salah satu atlet yang memutuskan menjadi mualaf karena menemukan ketenangan ialah Nicolas Anelka. Pesepakbola kenamaan ini memutuskan menjadi mualaf pada 1995. Sejak saat itu, pemain berpaspor Prancis tersebut memiliki nama Islam, yaitu Abdul-Salam Bilal.

Nicolas Anelka

"Saya merasa lebih dekat dengan Tuhan dan itu membuat hidup saya menjadi lebih cerah. Saya punya keyakinan dari hati bahwa Islam adalah agam yang harus saya pilih,” jelas Anelka.

4. Sonny Bill Williams

Berikutnya, ada nama Sonny Bill Williams. Atlet rugbi asal Selandia Baru ini juga menambah panjang daftar atlet yang menjadi mualaf. Dia memutuskan memeluk agama Islam pada 2009.

Sonny Bill Williams

Alasannya juga sama, Sonny Bill Williams menemukan ketenangan dalam agama Islam. Dia sendiri mulai mendalaminya setelah berhubungan dengan keluarga imigran asal Tunisia. Hal itu terjadi kala Williams berkarier di Toulon, Prancis.

“Kedamaian, penghiburan, dan kebahagiaan yang mereka miliki dalam keluarga itu sungguh indah. Jadi, dari sanalah saya mulai berkenalan dengan Islam,” kata Sonny Bill Williams, dikutip dari Now To Love NZ.

3. Franck Ribery

Salah satu atlet yang memutuskan menjadi mualaf ialah Franck Ribery. Namanya tentu sudah tak asing lagi untuk para pencinta sepakbola dunia karena Ribery pernah menjadi andalan di klub elite Eropa, Bayern Munich serta Tim Nasional (Timnas) Prancis.

Sonny Bill Williams

Ribery sendiri memeluk Islam pada 2002. Keputusannya berpindah agama ini diambil karena menemukan kedamaian dalam agama Islam.

“Saya menjalani karier yang berat. Saya kemudian berketetapan hati untuk menemukan kedamaian. Akhirnya, saya menemukan Islam,'' ungkap Franck Ribery.

2. Paul Pogba

Berikutnya, ada nama Paul Pogba. Pogba merupakan salah satu pesepakbola bintang dunia. Aksinya di atas rumput hijau selalu menarik perhatian lebih. Kini, dia pun masih membela Manchester United dan baru saja rampung memperkuat Timnas Prancis di Piala Eropa 2020.

Paul Pogba

Pogba juga merupakan seorang mualaf. Dia sendiri sejarinya lahir di keluarga muslim, tetapi baru memeluk Islam pada 2012. Islam diakui Paul Pogba telah membuat hidupnya jauh lebih tenang.

“Islam tidak seperti yang orang-orang bayangkan, seperti terorisme. Apa yang kami dengar di media itu berbeda. Islam adalah sesuatu yang indah,” kata Pogba, mengutip dari The Times.

"Islam membuat saya berubah. Islam membuat saya menyadari hal-hal dalam hidup, saya kira saya menjadi lebih tenang karenanya. Itu membawa perubahan yang baik dalam hidup saya karena saya tidak dilahirkan sebagai seorang muslim,” lanjutnya.

1. Wilhelm Ott

Terakhir, ada nama Wilhelm Ott. Petarung Martial Mixed Art (MMA) ini menjadi mualaf pada pertengahan 2020. Hal itu diketahui dari unggahan Wilhelm Ott di instagram-nya, @willi.ott.148.

Wilhelm Ott

Keputusan Wilhelm Ott menjadi mualaf pun langsung mendapat sorotan besar. Kini, dia dan keluarganya terus menjalani kehidupan sesuai dengan ajaran Islam. Ott dan sang istri bahkan memutuskan untuk menikah ulang secara Islam usai menjadi mualaf.

“Krisis corona memberi saya kedamaian yang saya butuhkan untuk menemukan iman saya lagi. Islam menguasai saya selama bertahun-tahun. Akan tetapi, ada juga waktu ketika saya tidak bisa berbuat apa-apa dan membiarkan diri saya terpengaruh secara politik,” terang Wilhelm Ott kala menjelskan dirinya sudah memeluk agama Islam.

“Tetapi ketika saya mengalami masa-masa sulit, keyakinan Islam memberi saya kekuatan yang diperlukan. Hidup naik turun. Jika Anda telah belajar berjalan dengan sepatu saya, Anda hanya akan menangis,” lanjutnya.

“Iman saya sekarang cukup kuat sehingga saya mengenali satu-satunya Tuhan yang benar dan berbicara syahadat untuk dapat dengan bangga mengatakan, ya, saya seorang Muslim,” tukasnya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini