Deretan Pebulu Tangkis yang Pilih Pensiun di Usia Muda

Andhika Khoirul Huda, Jurnalis · Kamis 02 September 2021 05:52 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 02 40 2464808 deretan-pebulu-tangkis-yang-pilih-pensiun-di-usia-muda-MxNTaTTkOw.jpg Susy Susanti pensiun pada usia 27 karena hamil. (Foto/Reuters)

ADA satu masa para pebulu tangkis lebih memilih pensiun meski usianya ketika itu masih tergolong muda untuk seorang atlet tepok bulu. Para atlet tersebut bahkan populer pada zamannya, namun tetap memilih gantung raket.

Nama-nama seperti, Bao Chun Lai , Wang Lin dan Maria Kristin tentu tidak asing di telinga para penggemar bulu tangkis di seluruh dunia. Akan tetapi, mereka adalah contoh pebulu tangkis yang mengakhiri karir di usia yang terbilang cukup muda.

Foto/PBSI

Bao memutuskan gantung raket pada usia 28 tahun karena cedera lutut yang dialaminya. Dia tidak sanggup lagi menjalani latihan keras. Bahkan, jika dalam kondisi yang parah, cedera itu membuatnya sulit untuk berdiri.

Baca juga: Cerita Maria Kristin, Berjuang Permalukan Wakil China dalam Perebutan Medali Perunggu Olimpiade Beijing 2008

Hal yang sama juga dialami oleh Wang Lin. Cedera parah pada lututnya membuat pemain asal China itu memutuskan untuk pensiun di usia yang sangat muda, yakni 24 tahun.

Baca juga: Kenal sejak Kecil, Begini Sosok Greysia Polii/Apriyani Rahayu di Mata Susy Susanti

Selanjutnya, Maria Kristin Yulianti juga menjadi contoh atlet yang pensiun karena cedera lutut berkepanjangan yang dideritanya. Dia harus rela menggantung raketnya pada 2012 lalu, di usia 27 tahun.

Jika berkaca pada tiga nama di atas, cedera lutut sepertinya menjadi penyebab yang paling sering membuat seorang pebulu tangkis pensiun di usia muda. Sebab, lutut adalah bagian tubuh yang penting untuk bisa bermain dengan maksimal, jika sudah cedera maka akan sulit untuk memberikan performa terbaik. Bahkan, latihan pun sudah tidak sanggup.

Selain ketiga nama di atas, ada satu lagi pebulutangkis yang pensiun karena cedera lutut. Dia adalah Wang Xin, pebulu tangkis asal China yang memutuskan pensiun pada usia 28 tahun.

Sekadar informasi, Cedera lutut atau Anterior Cruciate Ligament (ACL) adalah urat di dalam sendi yang menjaga kestabilan sendi lutut. Cedera ACL sering terjadi pada olah raga high-impact, seperti sepakbola, futsal, tenis, bulu tangkis, bola basket dan olah raga bela diri. Biasanya, ACL bisa cedera pada keadaan sedang lari kemudian mendadak berhenti dan berputar arah, sehingga menyebabkan lutut terpuntir.

Foto/YouTube

Namun, berbeda dengan nama-nama di atas yang memutuskan pensiun dini karena cedera, Susi Susanti memutuskan pensiun karena kabar bahagia. Legenda bulutangkis Indonesia itu gantung raket di usia 27 tahun setelah dinyatakan hamil.

Padahal, saat itu dia sedang dalam masa jayanya. Susi bisa dibilang pernah merasakan segala gelar juara turnamen bulu tangkis, seperti PON, SEA Games, Asian Games, Piala Uber, Piala Sudirman, All England, Olimpiade, dan turnamen bergengsi lainnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini