Sejarah, Sepasang Suami Istri Raih Medali Emas Paralimpiade Tokyo 2020

Quadiliba Al-Farabi, Jurnalis · Minggu 29 Agustus 2021 16:22 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 29 43 2462888 sejarah-sepasang-suami-istri-raih-medali-emas-paralimpiade-tokyo-2020-S4Zi6kRv6h.jpg Sepasang suami istri raih medali emas pada hari yang sama di Paralimpiade Tokyo 2020 (Foto: Twitter/@neilfachie)

TOKYO - Kisah unik tersaji di Paralimpiade Tokyo 2020. Sepasang suami istri, yang merupakan atlet balap sepeda asal Britania Raya, Neil Fachie dan Lora Fachie, meraih medali emas di Paralimpiade Tokyo 2020.

Kontingen Britania Raya menutup hari terakhir balap sepeda di trek Izu Velodrome, Tokyo, Jepang, Sabtu 28 Agustus 2021, dengan rentetan medali. Dari lima nomor yang diikuti, sebanyak tiga medali emas, satu perak, dan satu perunggu diraih Britania Raya.

Paralimpiade Tokyo 2020 (Foto: Reuters)

Neil Fachie mengawali perolehan medali emas saat menjadi yang teratas di nomor trial B 1000 meter putra. Bersama pasangannya Matt Rotherham, Neil melesat dengan catatan waktu 58,038 detik.

Catatan waktu pasangan ini juga menjadi rekor dunia baru di kelas ini. Duo ini mengalahkan rekor dunia milik mereka sendiri yang sebelumnya berada di angka 59,278 detik.

BACA JUGA: Disambut dengan Haru, Dua Atlet Afghanistan Tiba di Paralimpiade Tokyo 2020

Ini merupakan emas kedua Neil dalam Paralimpiade. Sebelumnya, pembalap berusia 37 tahun ini juga meraih emas di Paralimpiade London 2012 di nomor yang sama.

Kejadian membanggakan bagi Neil tidak sampai situ. Kurang dari satu jam berikutnya giliran sang istri, Lora, yang juga meraih emas di nomor individu B-3000 meter putri.

Lora mencatatkan waktu 3 menit 19,560 detik dengan mengalahkan wakil Irlandia George Dunlevy. Lebih hebatnya lagi, Lora juga memenangkan rekor dunia lain untuk keunggulan dua detiknya.

Prestasi pasangan ini menjadi sorotan dunia. Pasalnya, fenomena ini baru terjadi kali ini sepanjang sejarah, baik Olimpiade maupun Paralimpiade.

Paralimpiade Tokyo 2020 (Foto: Reuters)

“Bagi kami berdua untuk memenangkan emas bersama dan memecahkan rekor dunia juga di luar impian kami,” kata Neil, dikutip dari Guardian, Minggu (29/8/2021).

“Lora dan saya memiliki kesuksesan yang beragam selama bertahun-tahun. Saya menang di London, dia kalah karena (kegagalan) mekanis, dia memenangkan emas di Rio dan saya gagal di sana. Kami pikir momen itu mungkin tidak benar-benar terjadi ketika kami berdua memenangkan emas,” lanjut Neil.

“Saya belum pernah berhasil mempertahankan gelar sebelumnya, jadi saya senang dan ini adalah hari yang luar biasa. Bagi saya, menjadi pemegang rekor dunia adalah impian masa kecil dan saya sekarang berterima kasih kepada yang satu ini (Corrine Hall),” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini