Akhirnya Tiba di Jepang, 2 Atlet Afghanistan Siap Ambil Bagian di Paralimpiade Tokyo 2020

Fitradian Dimas Kurniawan, Jurnalis · Minggu 29 Agustus 2021 04:22 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 29 43 2462730 akhirnya-tiba-di-jepang-2-atlet-afghanistan-siap-ambil-bagian-di-paralimpiade-tokyo-2020-QQrf5MqOkq.jpg Zakia Khudadadi salah satu atlet Afghanistan yang tampil di Paralimpiade Tokyo 2020. (Foto: Reuters)

TOKYO – Para atlet Afghanistan yang dijadwalkan berlaga di Paralimpiade Tokyo 2020 akhirnya bisa menginjakkan kaki di Ibu Kota Jepang. Setelah sempat diragukan tampil karena adanya musibah di negaranya, tim Paralimpiade Afghanistan kini dipastikan siap berlaga di Paralimpiade Tokyo 2020.

Sebagaimana diketahui, perhatian publik tertuju kepada sejumlah atlet Afghanistan jelang perhelatan Paralimpiade Tokyo 2020. Sebab, dua atlet yang lolos ke ajang tersebut tiba-tiba disampaikan tak bisa ambil bagian karena kekacauan yang terjadi di Afghanistan usai Taliban dipastikan mengambil alih kekuasaan.

Zakia Khudadadi

Afghanistan sontak berada di situasi genting penuh dengan kekacauan dan peperangan setelah Taliban kembali berkuasa di sejumlah kota, termasuk Ibu Kota Kabul. Krisis kemanusiaan di sana berkembang pesat beriringan dengan berjatuhannya korban jiwa.

BACA JUGA: Klasemen Sementara Paralimpiade Tokyo 2020, Sabtu 28 Agustus 2021 Pukul 22.00 WIB: Indonesia di Posisi Ke-35

Bahkan dilaporkan, hampir seluruh keluarga memilih untuk berdiam diri di rumah demi menjaga nyawanya tetap aman. Tak terkecuali atlet-atlet lokal, seperti Zakia Khudadadi dari cabang olahraga Taekwondo dan Hossain Rasouli pelempar cakram. Mereka awalnya diperkirakan tidak bisa datang di Paralimpiade Tokyo 2020.

BACA JUGA: Sambut Kepulangan Ni Nengah Widiasih dan Fadli Imammuddin, Menpora: Indonesia Berterima Kasih

Zakia Khodadadi bahkan sempat mengirimkan video yang mengatakan bahwa dirinya terpenjara di dalam rumahnya di Kabul. Padahal, dia seharusnya menjadi perempuan pertama yang mewakili Afghanistan di Paralimpiade.

Setelah berbagai usaha dilakukan, kedua atlet itu akhirnya dapat berangkat dari Afghanistan. Mereka kini sudah tiba di Tokyo untuk menghadapi pertandingannya masing-masing di kompetisi bergengsi itu.

“Tim Paralimpiade Afghanistan, yang diwakili Zakia Khudadadi dan Hossain Rasouli telah tiba di Ibu Kota Jepang. Mereka siap untuk berkompetisi Paralimpiade Tokyo 2020,” bunyi pernyataan resmi Paralimpiade.

Walau sempat diragukan, bendera Afghanistan tetap dikibarkan selama parade upacara pembukaan. Bendera ini dibawa oleh para sukarelawan (volunteers) mengitari Stadion Nasional Jepang.

Paralimpiade Tokyo 2020

Para atlet Afghanistan kemudian terus mendapatkan dukungan dari berbagai pihak. Setelah melewati berbagai halangan, mereka akhirnya dapat berangkat dan berkompetisi.

Tentu saja, kondisi ini memberi cerita berbeda dalam gelaran Paralimpiade Tokyo 2020. Ajang ini pun akan berlangsung jauh lebih menarik dengan keikutsertaan para atlet Afghanistan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini