Gagal di Semifinal, David Jacobs Sumbang Perunggu untuk Indonesia di Paralimpiade Tokyo 2020

Cikal Bintang, Jurnalis · Sabtu 28 Agustus 2021 14:57 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 28 43 2462572 gagal-di-semifinal-david-jacobs-sumbang-perunggu-untuk-indonesia-di-paralimpiade-tokyo-2020-j0Yd7xFPGr.jpg David Jacobs meraih medali perunggu di Paralimpiade Tokyo 2020. (Foto/Antara)

TOKYO – David Jacobs menyumbang medali perunggu untuk Indonesia di Paralimpiade Tokyo 2020 setelah tampil di semifinal tenis meja C10 tunggal putra. Dia kalah saat melawan wakil Prancis, Mateo Boheas di Tokyo Metropolitan Gymnasium, Jepang pada Sabtu (28/8/2021) pukul 12.20 WIB.

Pertandingan tersebut dimenangkan oleh Mateo Boheas dengan skor 3-2 atas David Jacobs. Dengan begitu, langkah David terhenti di semifinal para tenis meja C10 tunggal putra Paralimpiade Tokyo 2020.

Namun, meski kalah dan tak lolos ke partai pamungkas, David tetap meraih medali perunggu untuk Indonesia di Paralimpiade Tokyo 2020. Ini merupakan medali ketiga bagi Indonesia di Paralimpiade Tokyo 2020.

Jalannya Pertandingan

Pada gim pertama pertandingan langsung berjalan ketat antara kedua pemain. Baik David maupun Boheas sama-sama tak mau menyianyiakan kesempatan mereka dengan saling berbalas serang.

Baca juga: Gantikan Kaisar Naruhito, Putra Mahkota Jepang Akan Hadiri Acara Penutupan Paralimpiade Tokyo 2020

Namun, Boheas lebih unggul karena berhasil melakukan enam servis dengan sempurna. Hasilnya, wakil Prancis tersebut unggul sementara dalam gim pertama dengan skor 11-9.

Pada gim kedua, David berinisiatif menyerang dan langsung memimpin dua angka (4-2) atas Boheas pada dua menit pertama di gim kedua. Namun begitu, Boheas tak mau kalah, karena itu pertandingan berjalan sangat ketat.

Kejar-kejaran poin terjadi memasuki menit kelima pertandingan. Bahkan, David berhasil bangkit dengan menyamakan kedudukan menjadi 7-7 saat sebelumnya tertinggal dua angka. Namun begitu, pertandingan akhirnya dimenangkan oleh Boheas dengan skor 11-8 atas David.

Pada gim selanjutnya, David mengamuk dan langsung tancap gas pada dua menit pertama. Tercatat, David berhasil membukukan enam angka tanpa balas atas Boheas.

David yang makin buas akhirnya berhasil meredam perlawanan Boheas dalam waktu lima menit saja. Tercatat, ia berhasil menang dengan skor telak 11-3 atas wakil Prancis tersebut.

Pada gim keempat, pertandingan kembali berjalan ketat seperti gim pertama dan kedua. Terpantau, David kesulitan meladeni perlawanan sengit Boheas, karena itu skor sempat imbang beberapa kali memasuki menit ketiga.

Namun, pada akhirnya David kembali mengamuk dan meredam perlawanan Boheas dalam lima menit saja. Ia berhasil memenangkan gim keempat kembali dengan skor telak 11-5 atas Boheas.

Pada gim kelima atau gim penentuan, kedua petenis sama-sama berinisiatif mencari poin dan tidak bermain aman. Terpantau, skor imbang beberapa kali terjadi dalam gim penentuan tersebut.

Pada akhirnya, pertandingan yang berjalan ketat itu berhasil dimenangkan oleh Mateo Boheas. Boheas berhasil meladeni perlawanan sengit David dengan skor 11-8.

Hasil itu membuat Boheas lolos ke final para tenis meja C10 tunggal putra Paralimpiade Tokyo 2020. Di pertandingan pamungkas itu, Boheas akan menghadapi wakil Polandia, Patryk Chojnowski pada Minggu (29/8/2021) pukul 16.45 WIB.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini