Saking Tegangnya, Presiden Jokowi Tak Berani Saksikan Laga Greysia Polii/Apriyani Rahayu di Final Olimpiade Tokyo 2020

Antara, Jurnalis · Sabtu 14 Agustus 2021 04:58 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 14 40 2455442 saking-tegangnya-presiden-jokowi-tak-berani-saksikan-laga-greysia-polii-apriyani-rahayu-di-final-olimpiade-tokyo-2020-VNTp2cMdIX.jpg presiden Joko Widodo saat menyambut atlet Indonesia yang tampil di Olimpiade Tokyo 2020. (Foto: Sekretariat Presiden)

JAKARTA – Greysia Polii dan Apriyani Rahayu, beserta atlet Indonesia yang turun di Olimpiade Tokyo 2020 mendapat undangan untuk bertemu presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara, Jumat, 13 Agustus 2021 pagi WIB. Karena itu, Greysia Polii/Apriyani Rahayu menyebut momen ini takkan pernah dilupakannya.

"Kami merasa bersyukur dan bangga bisa diterima Pak Presiden, dan kami tadi sempat diajak ke ruangannya, ngobrol bareng berempat, bareng Pak Menpora juga. Itu sebuah momen yang tidak bisa terlupakan sebagai bentuk apresiasi untuk kami, dan kami sangat terharu," ungkap Greysia Polii lewat rilis resmi PBSI.

Greysia Polii dan Apriyani Rahayu

(Momen presiden Joko Widodo beli sepatu di Greysia Polii)

Ia menceritakan dalam pertemuan selama 30 menit itu, mereka berempat lebih banyak membicarakan tema santai dan ringan layaknya sebuah keluarga. Serta dalam kesempatan itu, Presiden Jokowi juga menyampaikan keinginan besarnya untuk memajukan olahraga nasional.

"Pak Presiden juga menceritakan momen-momen saat nonton kami, sempat deg-degan juga katanya, dan beliau bilang sempat tidak berani nonton. Gregetan," timpal Apriyani.

Ganda putri peringkat enam dunia itu pun mengucap syukur yang tak terhingga atas apresiasi yang diberikan oleh semua pihak, terutama pemerintah.

BACA JUGA: Presiden Joko Widodo Pamer Sepatu Baru, Ternyata Beli dari Greysia Polii

"Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah atas komitmennya untuk mengapresiasi para atlet yang berprestasi. Kami hanya bisa bersyukur, dan ya, memang sebagai atlet tugas kami harus menjadi juara di ajang internasional dan mengharumkan nama Indonesia, lalu apresiasi akan datang dengan sendirinya tanpa kami minta," tutur Greysia.

Greysia/Apriyani menerima bonus dari pemerintah sebesar Rp5,5 miliar, sementara Anthony Sinisuka Ginting yang meraih medali perunggu mendapat Rp1,5 miliar.

Greysia Polii dan Apriyani Rahayu

Sementara itu, mengenai pemanfaatan bonus tersebut, Apriyani Rahayu dengan sigap menjawab ingin menabung untuk hari tua.

"Yang pasti ditabung dulu buat nanti hari tua, kami kan tidak selamanya di bulu tangkis, jadi harus pintar mengelolanya. Mau dipakai buat investasi juga," tutup Apriyani.

Berikut daftar besaran bonus Olimpiade untuk pemain dan pelatih:

Atlet:

Medali emas: Rp5,5 miliar

Medali perak: Rp2,5 miliar

Medali perunggu: Rp1,5 miliar

Non medali: Rp100 juta

Pelatih:

Medali emas: Rp2,5 miliar

Medali perak: Rp1 miliar

Medali perunggu: Rp600 juta

Non medali: Rp100 juta

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini