Mengenal ROC di Olimpiade Tokyo 2020

Andika Rachmansyah, Jurnalis · Jum'at 06 Agustus 2021 01:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 05 43 2451630 mengenal-roc-di-olimpiade-tokyo-2020-AURSo0l4kP.jpg Para atlet ROC tampil apik di Olimpiade Tokyo 2020 (Foto: Reuters)

ROC saat ini menduduki peringkat keenam dalam perolehan medali di Olimpiade Tokyo 2020. Mereka berhasil mengoleksi 55 medali di antaranya 15 emas, 21 perak, dan 19  perunggu.

Akan tetapi, apa itu ROC? ROC adalah singkatan dari Russian Oliympic Committee (Komite Olimpiade Rusia).

Atlet-atlet ROC saat pembukaan Olimpiade Tokyo 2020 (Foto: Rbth.com)

Sekadar informasi, terdapat 355 atlet Rusia yang bertanding di Olimpiade Tokyo 2020, tetapi dilarang menggunakan atribut negara, termasuk nama negara, bendera, dan lagu kebangsaan Rusia.

Hal tersebut dikarenakan adanya kasus doping yang dilakukan para atlet Rusia dan berhasil diungkap oleh Badan Anti-Doping Dunia (WADA). Semua berawal dari skandal doping yang telah menodai Rusia pada 2015.

Kemudian, Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) menjatuhkan hukuman kepada Rusia berupa larangan berpartisipasi pada ajang olahraga internasional selama empat tahun. Akan tetapi, hukuman itu dikurangi menjadi dua tahun dan akan berakhir pada 22 Desember 2022 mendatang.

BACA JUGA: Hasil Semifinal Basket Olimpiade Tokyo 2020: Menang Tipis, Prancis Lolos ke Final

Itu alasan mengapa Rusia tidak diakui dalam Olimpiade Tokyo 2020. Itu juga mengapa atlet-atlet Rusia memakai nama dan bendera ROC. Selain itu, lagu kebangsaan Rusia pun dilarang diputar saat para atlet meraih medali.

Meski begitu, para atlet Rusia tetap mengenakan seragam yang menggabungkan warna bendera negaranya. Hal itu membuat Presiden WADA, Witold Bańka, kecewa.

“Kami atas nama WADA kecewa karena CAS (Pengadilan Arbitrase Olahraga) telah menurunkan tingkat sanksi dari empat tahun menjadi dua tahun,” ucap Witold Bańka, dilansir dari Sporting News, Jumat (6/8/2021).

Evgeny Rylov salah satu atlet ROC (Foto: Reuters)

“Tak hanya itu, kami juga kecewa CAS mengizinkan atlet Rusia bertanding dengan menggunakan warna bendera di seragam,” sambungnya.

Rusia akan tetap menjalani ajang olahraga internasional lainnya dengan tetap bernaung di bawah bendera ROC, termasuk saat tampil di Olimpiade Musim Dingin di Beijing pada 2022.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini