Konflik dengan Pelatih di Olimpiade Tokyo 2020, Atlet Ini Jadi Pengungsi

Antara, Jurnalis · Kamis 05 Agustus 2021 12:27 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 05 43 2451281 konflik-dengan-pelatih-di-olimpiade-tokyo-2020-atlet-ini-jadi-pengungsi-TW5u2xtkGq.jpg Krystina Tsimanouskaya takut kembali ke negaranya, Belarusia usai berkonflik dengan pelatih di Olimpiade Tokyo 2020. (Foto/Reuters)

WARSAWA – Berkonflik dengan tim lari Belarusia di Olimpiade Tokyo 2020, seorang atlet dari Belarusia, menjadi pengungsi. Dia adalah Krystsina Tsimanouskaya, yang telah tiba di Polandia setelah mendapatkan memberi suaka.

Sprinter berusia 24 tahun itu meninggalkan Jepang melalui bandara Narita, dekat Tokyo, setelah meninggalkan Kedutaan Besar Polandia di Tokyo. Dia naik penerbangan menuju Wina dengan dua orang yang diyakini diplomat Polandia.

Foto/Reuters

Wakil menteri luar negeri Kementerian Luar Negeri Polandia, Mercin Przydacz, seperti dikutip Kyodo, Kamis (5/8/2021), mengatakan bahwa sang atlet sedang "diurus oleh dinas diplomatik Polandia."

Baca juga: Mengenal Wahyana, Wasit Indonesia yang Pimpin Partai Final Tunggal Putri Bulu Tangkis Olimpiade Tokyo 2020

"Seperti yang dinyatakan dalam banyak kesempatan, karena pertimbangan keamanan, kami tidak mengungkapkan detil penerbangan," kata Przydacz.

Baca juga: Setelah Dikalahkan Greysia Polii/Apriyani Rahayu, Ini Penyebab Chen Qingchen Dilaporkan ke BWF

Beberapa jam sebelum pesawat yang membawanya mendarat di Wina, Pavel Latushka, seorang aktivis oposisi Belarus terkemuka yang berbasis di Polandia yang mengetuai organisasi National Anti-Crisis Management, mengatakan Tsimanouskaya akan tiba di ibu kota Polandia, meskipun rencananya telah berubah menjadi penerbangan langsung ke Warsawa.

Tsimanouskaya mendapatkan visa kemanusiaan dari Polandia setelah dia menolak naik pesawat, dan mencari perlindungan kepada polisi Jepang di bandara Haneda Tokyo dengan mengaku dipaksa kembali ke Belarusia usai mengkritik pelatihnya, dan dia takut keselamatannya terancam jika kembali ke negaranya.

Komite Olimpiade Internasional (IOC) mengaku telah menerima laporan tertulis dari Komite Olimpiade Nasional Belarusia tentang kasus Tsimanouskaya.

Foto/Reuters

Juru bicara IOC Mark Adams mengatakan komisi disipliner akan "membuktikan fakta" kasus sprinter tersebut setelah menerima laporan dan akan menanyai dua ofisial Belarus yang diduga terlibat dalam upaya menerbangkannya kembali ke negerinya.

Menurut Adams, kedua ofisial tersebut adalah Yuri Moisevich, pelatih kepala tim nasional Belarus, dan Artur Shumak, wakil direktur pusat pelatihan atletik Belarus. Adams tidak mengungkapkan apa yang tertulis dalam laporan tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini