Mercedes Pimpin Klasemen, Red Bull Racing Percaya Diri Bangkit di Paruh Kedua F1 2021

Andika Rachmansyah, Jurnalis · Rabu 04 Agustus 2021 00:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 03 37 2450402 mercedes-pimpin-klasemen-red-bull-racing-percaya-diri-bangkit-di-paruh-kedua-f1-2021-ToyfqZoUXH.jpg Max Verstappen pembalap dari Tim Red Bull Racing. (Foto/Reuters)

MOGYOROD – Tim Marcedes duduk di puncak klasemen sementara konstruktor Formula One (F1) 2021. Namun, Tim Red Bull Racing percaya diri akan bangkit pada paruh kedua.

Kepala Tim Red Bull, Christian Horner, meyakini bahwa timnya tidak akan menyerah sedikit pun untuk mengejar ketertinggalan dari Mercedes. Ia meyakini setelah memasuki paruh kedua musim ini, Red Bull akan kembali bangkit dan mengalahkan Mercedes di klasemen konstruktor.

Baca juga: Intip Profil Esteban Ocon, Pemenang F1 GP Hungaria 2021 yang Pernah Gantikan Rio Haryanto

“Para pembalap akan mendapatkan sedikit waktu istirahat dan percayalah, kami akan bertarung di paruh kedua kejuaraan ini, jadi ini akan menarik,” kata Horner dikutip dari GP Fans, Selasa (3/8/2021).

Foto/Reuters

“Keberuntungan kami akan berubah. Sepanjang musim berlangsung keseimbangan itu akan muncul dengan sendirinya," lanjut Horner.

“Saya menantikan paruh kedua tahun ini, tetapi seluruh tim pantas mendapatkan istirahat yang layak,” tambah ketua tim berlogo banteng merah itu.

Baca juga: George Russell Ingin Pindah ke Mercedes AMG Petronas, Bos Tim Williams: Saya Tidak Akan Menahan

Pembalap Tim Red Bull, Max Verstappen, saat ini berada di urutan kedua klasemen sementara F1 2021, tertinggal delapan poin dari pemuncak klasemen Lewis Hamilton. Padahal sebelum kecelakaan beruntun yang menimpanya di GP Hungaria pada Minggu (1/8/2021), Verstappen unggul 32 poin atas Hamilton.

Walaupun terlibat dalam tabrakan beruntun akhir pekan lalu, Verstappen berhasil menyelesaikan balapan di posisi kesembilan. Dia beruntung masih bisa di posisi itu dengan mobilnya yang rusak parah. Sedangkan pembalap lain yang terlibat kecelakaan yaitu Sergio Perez, Lando Norris dan sang penyebab kecelakaan yakni Valtteri Bottas tidak bisa melanjutkan hingga akhir.

Foto/Reuters

Horner mengakui bahwa itu adalah balapan yang sulit bagi Red Bull. Namun begitu, ia tidak ingin pesimis karena masih ada jalan panjang yang menanti di F1 2021 dengan 12 seri balapan tersisa.

“Jelas, ini adalah beberapa minggu yang sulit tetapi segalanya dapat berbalik sangat cepat seperti yang baru saja anda lihat. Masih ada jalan panjang yang harus dilalui dalam kejuaraan ini," sambungnya.

Dia menyebutkan balapan yang gagal mereka menangkan seperti di Silverstone dan Azerbaijan bukanlah salah Verstappen. Jadi ia tidak ingin menyalahkan siapa pun, terutama pembalap, dalam kondisi kegagalan mereka.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini