Basket Olimpiade Tokyo 2020, Aron Baynes Tak Bisa Bela Australia Usai Jatuh dari Kamar Mandi

Antara, Jurnalis · Sabtu 31 Juli 2021 01:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 30 43 2448650 basket-olimpiade-tokyo-2020-aron-baynes-tak-bisa-bela-australia-usai-jatuh-dari-kamar-mandi-OkQWABIYhR.jpg Aron Baynes tak bisa membela Tim Basekt Australia di Olimpiade Tokyo 2020 karena cedera leher. (Foto/Reuters)

TOKYO – Tim Basket Australia Olimpiade Tokyo 2020 mendapat pukulan. Pasalnya cedera leher, bintang Toronto Raptors, Aron Baynes, semakin parah usai jatuh dari kamar mandi.

Pebasket yang tiga kali mengikuti Olimpiade itu mengalami masalah di babak kedua dari kemenangan tiga poin Boomers atas Italia di Saitama. Cederanya tambah parah ketika ia terpeleset di kamar mandi.

Foto/Reuters

Dalam serangkaian peristiwa yang rumit, tim dokter David Hughes mengatakan Baynes mengalami cedera selama pertandingan di lapangan, kemudian dia terpeleset di kamar mandi, dan mendapat cedera lebih lanjut.

Baca juga: Jangan Sedih Dulu! Ahsan/Hendra Masih Bisa Sumbang Medali Perunggu di Olimpiade Tokyo 2020

"Menjadi jelas bagi hal-hal medis bahwa ini sedikit lebih serius daripada cedera biasa, dan sebagai tindak pencegahan, dan saat ini dia dibawa ke rumah sakit dan menjalani tes lebih lanjut," ujar Hughes seperti dikutip AFP, Jumat.

Baca juga: Kasus Covid-19 Meningkat, Warga Jepang Minta Olimpiade Tokyo 2020 Dihentikan

Baynes diperkirakan akan pulih, namun tidak pada waktunya untuk kembali ke pertandingan Olimpiade Tokyo.

"Saya benar-benar kecewa karena saya tidak dapat melanjutkan di Olimpiade," ujar Baynes dalam sebuah pernyataan.

"Saya bersama dengan anggota tim lainnya telah bekerja sangat keras dalam upaya kami untuk mendapatkan medali Olimpiade yang bersejarah, dan saya kecewa karena tidak dapat menyelesaikan permainan dengan anggota tim lainnya. Tetapi saya memiliki keyakinan mereka akan menyelesaikan tugas mereka," tambahnya.

Australia sebagai peringkat ketiga tidak pernah memenangkan emas Olimpiade, namun mereka percaya bahwa pemain NBA lain seperti Patty Mills dan Joe Ingles di tim memiliki kemampuan yang cukup untuk memecahkan kekurangan rekor mereka di Jepang.

Foto/Reuters

Kepala pelatih Brian Goorjian mengatakan, dia tetap percaya diri dengan peluang tim.

"Aron adalah bagian besar dari tim kami dan kami semua terluka untuknya, namun kami memiliki keyakinan yang besar dalam skuad dan saya memiliki kepercayaan pada 11 pemain yang tersisa," ujarnya.

"Kami semua akan tetap fokus pada tugas ke depan," lanjut dia

Pertandingan Australia berikutnya adalah melawan Jerman pada Sabtu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini