Medali Perak Olimpiade Tokyo 2020 Jadi Kado Ultah Eko Yuli Irawan yang Ke-32

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis · Minggu 25 Juli 2021 16:58 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 25 43 2445725 medali-perak-olimpiade-tokyo-2020-jadi-kado-ultah-eko-yuli-irawan-yang-ke-32-h5jfiV7RJf.JPG Eko Yuli Irawan sumbang medali perak untuk Indonesia di ajang Olimpiade Tokyo 2020. (Foto: Reuters)

TOKYO – Atlet angkat besi Indonesia, Eko Yuli Irawan baru saja menyumbangkan medali perak di ajang Olimpiade Tokyo 2020 pada Minggu (25/7/2021). Keberhasilan Eko Yuli menyabet perak itu lantas menjadi sebuah kado untuk dirinya yang baru saja merayakan hari ulang tahun yang ke-32.

Ya, Eko Yuli baru-baru ini genap berusia 32 tahun, tepatnya pada Sabtu 24 Juli 2021 kemarin. Dalam momen ulang tahunnya tersebutk, Lifter kelahiran Metro, Lampung itu pun tampil menakjubkan di cabang olahraga (cabor) angkat besi pada ajang Olimpiade Tokyo 2020 yang berlangsung di Tokyo International Forum.

Tampil sebagai kandidat peraih medali emas bersama atlet asal China, Li Fabin di nomor 61 kg, Eko Yuli sudah memperlihatkan penampilan apik sejak angkatan snatch dimulai. Terbukti Eko Yuli sanggup mengangkat 137 kg di percobaan pertamanya.

Baca Juga: Eko Yuli Irawan Jadi Atlet Indonesia Pertama yang Raih Empat Medali di Olimpiade

Eko Yuli Irawan di Olimpiade Tokyo 2020

Eko Yuli lantas tersenyum semringah saat berhasil mengangkat 137 kg pada angkatan snatch. Daya juangnya masih terlihat luar biasa meski kini sudah berusia 32 tahun.

Sayangnya, pada percobaan kedua dan ketiga ketika Eko Yuli dihadapkan dengan berat 141 kg, ia justru gagal. Alhasil, 137 kg menjadi pencapaian terbaik Eko Yuli di angkatan snatch, sedangkan Li Fabin sukses mencatatkan 141 kg.

Pada sesi clean and jerk, Eko Yuli lagi-lagi berhasil melakukan pengangkatan di percobaan pertamanya, dengan berat 165 kg. Namun, pada percobaan kedua dan ketiga Eko Yuli kembali gagal di angka 177.

Dengan hasil total 302 kg dari angkatan snatch dan clean and jerk itu, maka Eko Yuli berhak membawa pulang medali perak untuk dijadikan kado ulang tahunnya. Eko Yuli hanya kalah dari Li Fabin yang meraih medali emas dengan total angkatan 313 kg.

Kegagalan Eko Yuli menyabet medali emas tak menyurutkan rasa bahagianya atas apa yang dilakukannya di cabor angkat besi Olimpiade Tokyo 2020 hari ini. Apalagi mengingat perak yang diberikan Eko Yuli itu menjadi medali kedua yang diraih Indonesia di ajang pesta olahraga yang berlangsung di Tokyo tersebut.

Eko Yuli Irawan

Selain menjadi medali kedua untuk Indonesia di ajang Olimpiade Tokyo 2020, perak yang diraih Eko Yuli tentu menjadi kado ulang tahunnya yang ke-32.

Tak heran jika saat prosesi penyerahan dan sesi foto berlangsung, Eko Yuli menjadi sosok yang paling murah senyum ketimbang Li Fabin dan Son Igor (Kazakhstan) yang meraih medali perunggu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini