Menolak Lawan Atlet Israel di Olimpiade Tokyo 2020, Pejudo Aljazair Terancam Kena Sanksi

Andika Rachmansyah, Jurnalis · Minggu 25 Juli 2021 14:25 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 25 43 2445666 menolak-lawan-atlet-israel-di-olimpiade-tokyo-2020-pejudo-aljazair-terancam-kena-sanksi-4snOdpyv22.jpg Pertandingan judo di Olimpiade Tokyo 2020. (Foto: Reuters)

TOKYO – Atlet judo asal Aljazair, Fethi Nourine, terancam terkena sanksi usai memilih mengundurkan diri dari Olimpiade Tokyo 2020. Nourine memutuskan mundur dari Olimpiade Tokyo 2020 karena menolak bertanding melawan atlet Israel, Tohar Butbul.

Sebagaimana diketahui, Fethi Nourine dijadwalkan bertanding melawan Tohar Butbul di kategori 73 kg putra. Tetapi, dia akhirnya memutuskan mundur. Keputusannya sontak menjadi sorotan.

Fethi Nourine

Melihat hal ini, Federasi Judo Internasional (IJF) pun angkat bicara. Dalam pernyataan resminya, mereka menyatakan bahwa tindakan yang diambil Nourine berlawanan dengan filosofi IJF yang tidak mencampur urusan politik.

"Olahraga judo didasarkan pada kode moral yang kuat, termasuk rasa hormat dan persahabatan untuk menumbuhkan solidaritas,” tulis pernyataan IJF, sebagaimana dikutip dari RT Sport, Minggu (25/7/2021).

BACA JUGA: 3 Pebulu Tangkis Indonesia Ini Pilih Bela Negara Lain, Apa Alasannya?

“Kami tidak akan menoleransi diskriminasi apa pun karena bertentangan dengan nilai-nilai inti dan prinsip olahraga kami,” lanjutnya.

BACA JUGA: Tolak Lawan Atlet Israel, Pejudo Aljazair Mundur dari Olimpiade Tokyo 2020

Atas tindakan Nourine, Komite Olahraga Aljazair (NOCA) juga sudah menunjukkan sikapnya. Mereka langsung mencabut status Nourine dan pelatihnya, Amar Beenikhlef. Keduanya dikabarkan bakal dikenai sanksi atas perbuatan yang mereka lakukan di Olimpiade Tokyo 2020.

Nourine sendiri melakukan hal tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap masyarakat Palestina. Benikhlef pun menilai bahwa mereka tidak beruntung ketika undian karena langsung dipertemukan atlet Israel.

Meski Nourine mendapat sorotan, Benikhlef tetap memberi dukungan kepada atletnya. Dia menyatakan bahwa keputusan mengundurkan diri yang diambil Nourine adalah langkah yang tepat.

“Kami bekerja keras untuk lolos ke Olimpiade. Namun, faktor rakyat Palestina lebih besar dari semua ini,” ujar Benikhlef, dilansir dari Reuters, Minggu (25/7/2021).

Tohar Butbul

“Kami mendapat lawan dari Israel dan itulah mengapa kami harus mundur. Kami membuat keputusan yang tepat,” lanjutnya.

Bagi Nourine sendiri, ini bukan pertama kalinya dia memutuskan mundur dari kejuaraan karena alasan tak ingin menghadapi atlet Israel. Pada 2019, dia juga mengambil langkah yang sama saat dihadapkan dengan Butbul juga. Menariknya, kejadian tersebut juga terjadi di Tokyo.

Dalam olahraga judo sendiri, Nourine bukan satu-satunya yang melakukan tindakan tersebut. Ada atlet dari negara lain yang juga menolak bertanding melawan Israel.

Iran bahkan terkena sanksi larangan bertanding yang hukumannya baru akan gugur pada 2023. Hukuman ini muncul karena atletnya sengaja mengalah dalam sebuah pertandingan agar tak menghadapi atlet Israel.

Kemudian, di Olimpiade Rio 2016, juga ada kejadian yang serupa. Pejudo asal Mesir, Islam El Shebaby, harus dipulangkan karena menolak bersalaman dengan Or Sasson (Israel) yang mengalahkannya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini