Windy Cantika Tak Sangka Bisa Pertahankan Tradisi Medali Cabor Angkat Besi di Olimpiade

Cikal Bintang, Jurnalis · Minggu 25 Juli 2021 03:10 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 24 43 2445520 windy-cantika-tak-sangka-bisa-pertahankan-tradisi-medali-cabor-angkat-besi-di-olimpiade-UqQKurWoT8.jpg Windy Cantika Aisah sumbang medali pertama di Olimpaide Tokyo 2020. (Foto: NOC Indonesia)

TOKYO – Lifter putri Indonesia, Windy Cantika Aisah, senang bukan kepalang mendapati kesuksesanya merebut medali perunggu di Olimpiade Tokyo 2020. Dia sendiri tak menyangka dapat membawa cabang olahraga (cabor) angkat besi Indonesia mempertahankan tradisi medali di Olimpiade.

Sebagaimana diketahui, Widya Cantika memang sukses mendulang hasil manis kala mentas di kelas 48 kilogram pada Sabtu 24 Juli 2021 siang WIB. Dia memastikan diri merebut medali perunggu.

Windy Cantika Aisah

Pencapaian ini mengantar Widya Cantika menjadi penyumbang medali perdana untuk Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020. Tak hanya itu, lifter berusia 19 tahun itu juga membuat tradisi medali cabor angkat besi Indonesia di Olimpiade terus berlanjut.

Indonesia berhasil mempertahankan tradisi medali di cabor angkat besi pada Olimpiade ini selama 20 tahun. Hal tersebut dimulai dari era Raema Lisa Rumbewas yang meraih dua kali perak pada Olimpiade Sydney 2000 dan Athena 2004.

BACA JUGA: Demi Medali Emas Olimpiade Tokyo 2020, Anthony Ginting dan Jonatan Christie Dapat Saran dari Legenda Bulu Tangkis

Windy mengaku bangga bisa mempertahankan tradisi tersebut. Padahal, awalnya, dia tidak menargetkan apa pun dan hanya fokus bertanding serta mengikuti instruksi pelatih.

BACA JUGA: Gagal di Babak Penyisihan, Melani/Mutiara Masih Berpeluang ke Semifinal Lewat Jalur Repechange

“Untuk Windy sih, dari awal ini jadi kejutan banget buat aku. Apalagi ini Olimpiade pertama, terus sudah dikasih tahu biar kayak air mengalir saja dari awal. Jadi, apa yang dikasih pelatih, Windy kerjain,” kata Windy, dalam konferensi pers virtual.

“Jadi, Windy juga enggak menargetkan sama sekali dapat medali, yang penting apa kata pelatih, Windy kerjain,” tambahnya.

Sebagaimana diketahui, ini merupakan debut pertama bagi Windy di ajang Olimpiade. Karena itu, ini menjadi modal bagus baginya tersebut untuk mengikuti berbagai ajang selanjutnya.

Di sisi lain, pelatih kepala tim angkat besi Indonesia, Dirdja Wihardja, mengaku bangga dengan kesuksesan yang diraih Windy. Dia menyatakan bahwa penapaian manis ini bisa tercipta berkat kerja sama dan strategi antara pelatih dan atlet.

Windy Cantika Aisah

“Keberhasilan ini berkat kebersamaan di PABSI dan tim pelatih yang kompak. Saya sebelumnya bilang sama Windy Cantika, ini momen penting harus direbut kalau tidak kapan lagi,” kata Dirdja.

Dirja juga membenarkan perkataan Windy, dalam laga itu sebenarnya sang lifter tidak dibebani target. Sebab, lawan-lawan yang dihadapinya juga cukup berat.

“Saya tak henti-hentinya memberikan motivasi buatnya terutama strategi meraih angkatan terbaik di clean and jerk. Selama ini, Windy Cantika bagus dalam angkatan snatch. Tapi kali ini, luar biasa, dia tampil tanpa beban dan angkatan clean and jerk-nya bagus,” tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini