Tolak Lawan Atlet Israel, Pejudo Aljazair Mundur dari Olimpiade Tokyo 2020

Sri Lestari Rahayuningtyas, Jurnalis · Sabtu 24 Juli 2021 12:13 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 24 43 2445312 tolak-lawan-atlet-israel-pejudo-aljazair-mundur-dari-olimpiade-tokyo-2020-JsmlvJFjES.jpg Suasana pertandingan Judo di Olimpiade Tokyo 2020. (Foto: REUTERS/Hannah McKay)

TOKYO – Atlet judo asal Aljazair, Fethi Nourine, mengundurkan diri dari Olimpiade Tokyo 2020 yang akan bermain di kategori 73 kg putra. Keputusan itu diambil Fethi Nourine karena tak ingin menghadapi atlet asal Israel yakni Tohar Butbul.

Nourine dijadwalkan menghadapi Butbul dari Israel di babak kedua. Jadi, dia akan melakoni duel tersebut setelah melawan Abdalrasool asal Sudan di babak 64 besar. Namun, Nourine memilih melewati laga tersebut yang seharusnya berlangsung pada Senin, 26 Juli 2021, pagi WIB.

Fethi Nourine

(Fethi Nourine mundur dari Olimpiade Tokyo 2020 karena enggan menghadapi wakil Israel. (Foto: REUTERS)

Karena itu, pelatih Nourine, Amar Benikhlef, mengungkapkan bahwa mereka tidak beruntung ketika undian anak asuhnya melawan atlet asal Israel. Bahkan, Benikhlef juga mengungkap keputusan mengundurkan diri adalah langkah yang tepat.

“Kami bekerja keras untuk mencapai Olimpiade, dan berita itu datang sebagai kejutan. Kami tidak beruntung dengan undian,” kata Benikhlef, mengutip dari Inside The Games, Sabtu (24/7/2021).

“Kami mendapat lawan dari Israel dan itulah mengapa kami harus mundur. Kami membuat keputusan yang tepat,” lanjut Benikhlef.

BACA JUGA: Permalukan Wakil Britania Raya, Marcus/Kevin Tampil Ganas di Laga Perdana Olimpiade Tokyo 2020

Selain itu, Federasi Judo Internasional (IJF), memberikan komentar serta tanggapan atas perbuatan Nourine dan Benikhlef. Bahkan mereka siap melayangkan sanksi atas perbuatan yang mereka lakukan.

“Menanggapi informasi tersebut, Komite Olimpiade Aljazair menarik akreditasi atlet dan pelatih dan berencana untuk memulangkan mereka, sekaligus menerapkan sanksi yang sesuai,” kata pernyataan IJF.

Judo

(Suasana pertandingan Judo Olimpiade Tokyo 2020. (Foto: REUTERS)

"Tindakan ini diambil berdasarkan pernyataan resmi Nourine dan Benikhlef di media dan sangat bertentangan dengan filosofi IJF. Kami memiliki kebijakan non-diskriminasi yang ketat, mempromosikan solidaritas sebagai prinsip utama, diperkuat oleh nilai-nilai judo,” lanjut pernyataan tersebut.

Pengunduran diri atlet bukanlah hal yang pertama kali terjadi. Sebelumnya atlet judo asal Iran, Saeid Mollaei menghindari lawan dari Israel juga di Piala Dunia Judo 2019.

Karena hal tersebut, Mollaei dikenakan sanksi oleh IJF dengan melarang atlet judo Iran berlaga selama empat tahun. Sejak itu, Mollaei justru membelot ke Mongolia dan menghadapi atlet Israel, Sagi Muki, untuk kategori 81 kg putra di Olimpiade Tokyo 2020.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini