Susah Payah Atasi Wakil Australia di Olimpiade Tokyo 2020, Ini Dalih Praveen/Melati

Sri Lestari Rahayuningtyas, Jurnalis · Minggu 25 Juli 2021 00:10 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 24 40 2445516 susah-payah-atasi-wakil-australia-di-olimpiade-tokyo-2020-ini-dalih-praveen-melati-iQ5ZI4tAjd.jpg Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti saat tampil di Olimpiade Tokyo 2020. (Foto: Reuters)

TOKYO – Pasangan ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti, harus bersusah payah dalam mengalahkan wakil Australia, Simon Wing Hang Leung/Gronya Sommerville, dalam laga pertama Olimpiade Tokyo 2020. Terkait hal ini, Praveen/Melati pun memberikan alasannya.

Sebagaimana diketahui, Praveen/Melati sejatinya bisa tampil apik kala berlaga di Forest Sport Plaza, Tokyo, Sabtu 24 Juli 2021 pagi WIB. Ganda campuran peringkat empat dunia itu memimpin laga di set pertama hingga kemenangan pun hampir di depan mata.

Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti

Bagaimana tidak, Praveen/Melati yang tampil meyakinkan di set pertama sempat unggul 20-13. Akan tetapi, keadaan menjadi berbalik, ketika pasangan Australia mampu mengambil sembilan poin beruntun dan membalikkan keadaan menjadi 20-22.

BACA JUGA: Demi Medali Emas Olimpiade Tokyo 2020, Anthony Ginting dan Jonatan Christie Dapat Saran dari Legenda Bulu Tangkis

Keadaan sempat kacau saat memasuki set kedua. Namun, dengan ketenangan dan pengalaman, Praveen/Melati mampu bangkit. Juara All England 2019 itu memenangi gim kedua dan menutup gim ketiga dengan kemenangan. Laga rampung dengan skor 20-22, 21-17, dan 21-13.

BACA JUGA: Gagal di Babak Penyisihan, Melani/Mutiara Masih Berpeluang ke Semifinal Lewat Jalur Repechange

“Beruntung, pelan-pelan keadaan kami membalik. Kuncinya komunikasi terus sama Jordan dan saya terus menguatkan diri sendiri. Banyak ngomong sama diri sendiri dan teriak. Alhamdulillah, bisa menang,” kata Melati, mengutip dari keterangan pers yang diterima PBSI, Minggu (25/7/2021).

"Hari ini saya mainnya belum enak. Tadi sudah leading 20-14 terus jadi kebalik karena saya agak tegang, lengah, dan akhirnya panik ketika sudah tersusul," lanjutnya.

Bukan hal yang tidak mungkin, Melati mengaku kejadian tidak terduga bisa terjadi di Olimpiade Tokyo 2020. Bahkan, pebulu tangkis berusia 26 tahun itu merasa resah ketika tertinggal poin di gim pertama.

"Di awal-awal gim kedua kami masih kepikiran gim pertama jadi mainnya makin tidak enak dan poinnya tertinggal," ucap Melati.

Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti

Selain itu, Jordan Praveen mengakui jika lampu di lapangan terlalu menyilaukan penglihatan. Namun, dia tidak ingin menjadikan hal itu sebagai alasan.

"Kami main kurang in hari ini. Lampu di lapangan memang agak silau, tapi itu semua merasakan jadi bukan alasan. Kami memang belum terlalu bagus saja. Beruntung kami bisa memenangkan pertandingan," tutup Praveen.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini