Komposer Pembukaan Olimpiade Tokyo 2020 Putuskan Mundur Usai Dapat Kecaman

Cikal Bintang, Jurnalis · Selasa 20 Juli 2021 21:22 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 20 43 2443456 komposer-pembukaan-olimpiade-tokyo-2020-putuskan-mundur-usai-dapat-kecaman-dgs4qCVnS0.jpg Logo Olimpiade (Foto: Reuters)

TOKYO – Gelaran Olimpiade Tokyo 2020 kembali mendapatkan masalah jelang upacara pembukaannya. Kini Olimpaide Tokyo 2020 dipastikan ditinggal oleh komposer dalam acara pembukaannya, yakni Keigo Oyamada.

Sekadar informasi, Oyamada sebelumnya sudah didaulat menjadi komposer pada pembukaan pesta olahraga dunia pada 23 Juli mendatang. Namun beberapa sebelum hari pembukaan Olimpiade Tokyo 2020, Oyamada mengundurkan diri karena mendapatkan kecaman dari warganet.

Semua terjadi karena masa lalu Oyamada yang dituding pernah melakukan bulian atau perundungan pada teman sekelasnya di masa kecil.

Olimpiade Tokyo 2020

"Saya dengan tulus menerima pendapat dan saran yang saya terima, mengucapkan terima kasih, dan akan mengingatnya untuk tindakan dan pemikiran saya di masa depan. Saya minta maaf dari lubuk hati saya," katanya di akun Twitter dan Facebook-nya.

Baca Juga: Tim Bulu Tangkis China Bersiap Buyarkan Harapan Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020

Laporan pelecehan teman sekelasnya di masa lalu, termasuk mereka yang cacat, muncul secara online baru-baru ini dan memicu reaksi di media sosial ditambah tuntutan pengunduran dirinya.

Dalam sebuah Atsuko Kubo, kepala asosiasi keluarga penyandang cacat mental, memprotes keras tindakan Oyamada di masa lalu dan mengatakan tindakan itu mengganggu dia telah menargetkan orang cacat, yang cenderung tidak melawan. Sialnya, Oyamada masih membual tentang hal tersebut bertahun-tahun kemudian.

Sementara itu panpel Olimpiade 2020 menyatakan pihaknya sudah sebisa mungkin menahan Oyamada untuk bertahan. Namun Oyamada tetap pada keputusannya untuk mengundurkan diri.

Olimpiade Tokyo 2020

Nah, inilah jadi babak baru. Pasalnya panpel Olimpiade 2020 tak begitu saja menerima keputusan Oyamada.

Baca Juga: Pertarungan Sengit Para Atlet Dunia di Olimpiade Tokyo 2020, Ikuti Momen Specialnya di News RCTI+

“Benar-benar tidak dapat diterima. Dengan waktu singkat (mengundurkan) yang tersisa sebelum upacara pembukaan, adalah salah. Kami menyampaikan permintaan maaf kami yang terdalam atas pelanggaran dan kebingungan yang terjadi pada begitu banyak orang selama ini,” ujar panpel.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini