Hanya Andalkan Bulu Tangkis di Olimpiade Tokyo 2020, Kontingen Indonesia Disindir Media Asing

Sri Lestari Rahayuningtyas, Jurnalis · Senin 19 Juli 2021 20:15 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 19 43 2443091 hanya-andalkan-bulu-tangkis-kontingen-indonesia-disindir-media-asing-mj12XGXcSw.jpg Kontingen Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020 (Foto: NOC Indonesia/KOI)

TOKYO – Sebuah sindiran dilemparkan oleh media asal China, Aiyuke News, kepada kontingen Indonesia jelang tampil di Olimpiade Tokyo 2020. Mereka menyindir Indonesia yang hanya mampu bersaing di satu cabor saja, yakni bulu tangkis.

Sebagaimana diketahui, kontingen Indonesia sendiria akan diperkuat sebanyak 28 atlet di Olimpiade Tokyo 2020 yang terbagi ke delapan cabor. Cabor-cabor itu adalah angkat besi, atletik, bulu tangkis, dayung, menembak, panahan, renang dan selancar.

Dari delapan cabor itu, bulu tangkis mengirimkan perwakilan atlet terbanyak. Rinciannya, ada dua ganda putra dan tunggal putra, lalu satu ganda putri, ganda campuran, serta tunggal putri, yang jika ditotal berjumlah 11 atlet.

Kontingen Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020

Seperti yang diwartakan oleh Aiyuke News, Senin (19/7/2021) menyatakan bahwa kontingen Tanah Air hanya unggul di cabor bulutangkis. Ditambah dalam pernyataan tersebut, bahwa tim bulu tangkis Indonesia hanya praktis mengandalkan di nomor ganda putra.

Baca Juga: Keren, Seragam Pembawa Obor Olimpiade Tokyo 2020 Terbuat dari Daur Ulang Botol Plastik

“Indonesia harus mengandalkan bulu tangkis untuk memenangi medali emas Olimpiade Tokyo 2020. Bisa dikatakan selama bertahun-tahun, sebagian besar telah mengandalkan bulu tangkis untuk mengharumkan nama bangsa,” tulis Aiyuke.

“Indonesia memiliki harapan penuh di ganda putra untuk merebut medali emas. Mereka juga berharap mendapatkan peluang di sektor tunggal putra dan putri yang dianggap sebagai kuda hitam di Olimpiade,” tambah pernyataan tersebut.

Kontingen Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020

Lebih lanjut, medali emas pernah disabet oleh atlet kenamaan Taufik Hidayat di sektor tunggal putra pada Olimpiade Athena 2004. Yang disegani dari ganda putra, ada Hendra Setiawan bersama mendiang almarhum Markis Kido di Olimpiade Beijing 2008 dan terakhir Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir di ganda campuran Olimpiade Rio 2016.

Baca Juga: Filosofi Lambang Garuda Jersey Atlet Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020

Meskipun begitu, Aiyuke News juga mengungkapkan masa depan cerah bagi Indonesia bisa datang dari cabor atletik oleh Lalu Muhammad Zohri. Apalagi, di cabor tersebut, sudah biasa menyumbangkan sejumlah medali untuk Indonesia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini