Olimpiade Tokyo 2020: Rombongan Besar Kontingen Indonesia Bertolak ke Jepang

Andika Pratama, Jurnalis · Minggu 18 Juli 2021 04:25 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 18 43 2442328 olimpiade-tokyo-2020-rombongan-besar-kontingen-indonesia-bertolak-ke-jepang-FyczpDbr1y.jpeg Rombongan besar Kontingen Indonesia bertolak ke Jepang (Foto: Tim Media CdM)

JAKARTA - Rombongan besar Kontingen Indonesia berangkat ke Jepang, Sabtu 17 Juli 2021, malam WIB. Rombongan besar itu terdiri dari lima cabang olahraga (cabor) yang dipimpin langsung oleh Chef de Mission (CdM), Rosan P Roeslani, dan Ketua Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia), Raja Sapta Oktohari.

Rosan, yang juga merupakan calon Duta Besar untuk Amerika Serikat, menyatakan semua anggota rombongan dalam keadaan sehat dan negatif Covid-19. NOC Indonesia bersama CdM telah meningkatkan uji dengan Swab PCR Test selama tujuh hari beruntun, di mana hasil uji di hari ke-4 dan 30 jam sebelum keberangkatan wajib diserahkan ke pemerintah Jepang sebagai syarat wajib.

Rombongan besar Kontingen Indonesia berangkat ke Jepang (Foto: Tim Media CdM)

“Persiapan kami sudah lama karena Olimpiade Tokyo ini sudah mundur setahun. Namun, karena Olimpiade ini diadakan dalam situasi yang berbeda maka protokol kesehatan harus benar-benar kami jalankan,” kata Rosan, Minggu (18/7/2021).

Rombongan ini berjumlah 30 personil yang terdiri dari 13 atlet dari lima cabor yaitu panahan (4 atlet), angkat besi (4), menembak (1), renang (2), dan surfing (1+1), 11 pelatih, 4 supporting team, CdM, dan Presiden NOC Indonesia. Mereka berangkat dengan menggunakan pesawat komersial JAL726 dan akan mendarat di Bandara International Narita pada pukul 07.25 waktu Jepang.

BACA JUGA: Kasus Covid-19 di Kampung Atlet Olimpiade Tokyo 2020, Presiden IOC Minta Dukungan Warga Jepang

Sebelum berangkat, Rosan membicarakan peluang Indonesia meraih medali di Olimpiade Tokyo 2020. Dia percaya atlet-atlet Indonesia akan berjuang maksimal demi mengharumkan nama Merah Putih di kancah dunia. Apalagi, pemerintah melalui Kemenpora mematok target perbaikan peringkat dari Olimpiade 2016 Rio de Janeiro.

“Kita memiliki banyak potensi (medali). Insya Allah, Indonesia bisa meraih peringkat yang jauh lebih baik,” kata Rosan.

Sementara itu, Presiden NOC Indonesia meminta dukungan masyarakat untuk semua atlet yang akan berpartisipasi di pesta olahraga paling bergengsi di dunia ini. Apalagi, Kontingen Indonesia dihadapkan pada tantangan yang tidak mudah di extraordinary Olimpiade ini.

“Kami meminta dukungan seluruh masyarakat Indonesia, suport dan doa sangat berarti karena Olimpiade kali ini digelar dalam situasi pandemi Covid-19. Meski begitu, peluang atlet-atlet Indonesia meraih prestasi terbaik sangat terbuka karena segala sesuatu bisa terjadi,” kata Okto.

Rombongan besar Kontingen Indonesia berangkat ke Jepang (Foto: Tim Media CdM)

Meski begitu, Okto percaya TOCOG dan pemerintah Jepang bakal berusaha keras agar Olimpiade Tokyo 2020 berjalan dengan lancar. Salah satu upayanya adalah dengan aturan karatina tiga hari yang juga akan dijalani Kontingen Indonesia.

“Olimpiade Tokyo digelar dalam uncertainty situation. Meski diadakan dengan konsep bubble, tetapi kami tetap mewanti-wanti agar atlet dan seluruh official tetap mengetatkan protokol kesehatan karena kita harus hati-hati dengan situasi di sana,” tambah Okto.

Setelah rombongan besar ini, kloter selanjutnya adalah cabor rowing dan lifter Deni bersama Coach Lukman yang berangkat bersama Tim Head Quarters yang dikawal tiga Komite Eksekutif Indra Gamulya, Rafiq Hakim Radinal, serta Arlan Perkasa Kusuma pada 20 Juli. Sementara, cabor atletik didampingi Sekjen NOC Indonesia berangkat di kloter terakhir pada 24 Juli.

Sekadar informasi, Olimpiade Tokyo 2020 akan berlangsung pada 23 Juli hingga 8 Agustus 2021. Kontingen Indonesia diharapkan bisa meraih hasil lebih baik pada gelaran kali ini ketimbang Olimpiade Rio de Janeiro 2016 silam.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini