Positif Narkoba, Atlet Angkat Besi Ini Gagal Berlaga di Olimpiade Tokyo 2020

Sri Lestari Rahayuningtyas, Jurnalis · Minggu 18 Juli 2021 00:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 17 43 2442284 positif-narkoba-atlet-angkat-besi-ini-gagal-berlaga-di-olimpiade-tokyo-2020-XNgifbatpN.jpg Seorang pria memakai asker melintas depan maskot Olimpiade Tokyo 2020. (Foto/Reuters)

TOKYO – Seorang atlet angkat besi gagal berlaga di Olimpiade Tokyo 2020 setelah hasil tes menunjukkan dia positif memakai narkoba. Nama atlet tersebut adalah Fernando Reis, lifter asal Brasil.

Tes narkoba menjadi serangkaian tes yang harus dan dilakukan federasi cabang olahraga di negaranya masing-masing. Meski sudah diperketat berbagai pelarangan anti doping, nyatanya kali ini, melalui tes narkoba masih menimpa atlet.

Foto/Reuters

Akibat positif menggunakan narkoba, atlet angkat besi berusia 31 tahun tersebut harus gagal berangkat ke Jepang untuk berlomba di Olimpiade Tokyo. Komite Olimpiade Brasil (COB) menekankan bahwa atlet tersebut telah dikeluarkan dari kontingen Brasil:

Baca juga: Pertama, Kasus Covid-19 Ditemukan di Perkampungan Atlet Olimpiade Tokyo 2020

"Dengan demikian, atlet tersebut dikeluarkan dari delegasi yang akan bertanding di Olimpiade Tokyo," demikian bunyi pernyataan COB, dikutip dari Inside The Games, Sabtu (17/7/2021).

Baca juga: Indonesia Kirim 28 Atlet, Ini Jadwal 43 Cabang Olahraga Olimpiade Tokyo 2020

"Komite Olimpiade di Brasil memperkuat komitmennya untuk Olahraga Bersih, mempertahankan beberapa inisiatif pendidikan untuk memerangi doping,” lanjut pernyataan tersebut.

Foto/Reuters

"Semua atlet dari delegasi Brasil di Tokyo harus mengikuti kursus memerangi doping yang ditawarkan oleh Badan Anti-Doping Dunia,” sambung pernyataan tersebut.

Federasi Angkat Berat Brasil mengatakan Reis memiliki kesempatan untuk meminta sampel B-nya untuk dianalisis. Padahal ini kesempatan Reis untuk bertanding di Olimpiade ketiganya.

(fzy)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini