Pilih Pisah dengan Yamaha, Legenda MotoGP Soroti Kekuatan Mental Maverick Vinales

Ezha Herdanu, Jurnalis · Sabtu 17 Juli 2021 10:08 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 16 38 2441957 pilih-pisah-dengan-yamaha-legenda-motogp-soroti-kekuatan-mental-maverick-vinales-kiCN5TrMxa.jpg Maverick Vinales (Foto: motogp.com)

HOUSTON – Legenda MotoGP, Kevin Schwantz, memberikan tanggapanya mengenai keputusan Maverick Vinales berpisah dengan Tim Monster Energy Yamaha. Menurut Schwantz ada yang salah dengan mentalitas Vinales sebagai seorang pembalap profesional.

Sebagaimana diketahui, Vinales memang membuat keputusan mengejutkan usai menjalani balapan di MotoGP Belanda 2021. Vinales mengumumkan bahwa dirinya memutuskan untuk menyudahi kerja sama dengan Tim Monster Energy Yamaha, yang sebenarnya baru berakhir pada 2022.

Alasan Vinales meninggalkan Tim Yamaha dikarenakan performa minor yang diperlihatkannya dalam dua musim terakhir. Selain itu, Vinales juga merasa kecewa lantaran tidak mendapatkan solusi yang tepat dari teknisi Tim Yamaha untuk menyelesaikan permasalahannya tersebut.

Maverick Vinales

Vinales sendiri memang tampil minor di MotoGP 2021. Pemilik julukan Top Gun tersebut bahkan berada di posisi keenam dengan raihan 95 poin, atau terpaut 61 poin dari rekan setimnya, Fabio Quartararo, yang memuncaki klasemen MotoGP 2021.

Baca Juga: Soal Rumor Gabung Aprilia di MotoGP 2022, Ini Jawaban Maverick Vinales

Setelah resmi mengumumkan akan berpisah dengan Tim Yamaha pada akhir musim ini. Vinales pun mulai dikait-kaitkan dengan tim MotoGP, dan Aprilia menjadi tim yang paling berhasrat untuk bisa mendapatkannya.

Schwantz pun memberikan pendapatnya mengenai keputusan Vinales berpisah dengan Tim Yamaha. Schwantz menilai bahwa keputusan tersebut seakan-akan menunjukkan betapa lemahnya mentalitas Vinales sebagai pembalap profesional.

“Melihat Maverick finis terbuncit dengan motor pabrikan Yamaha di Jerman sementara Fabio mampu finis ketiga. Itu benar-benar sungguh mengherankan,” jelas Schwantz, sebagaimana dilaporkan oleh Motorsport Total, Sabtu (17/7/2021).

Maverick Vinales

“Dengan tim pabrikan Yamaha! Sepekan setelahnya, Maverick malah tercepat di semua sesi dan hanya diasapi Fabio dalam balapan. Di MotoGP, Anda tak boleh sekadar jadi rider yang baik. Anda juga harus mempunyai kepala yang kuat,” sambungnya.

Baca Juga: Soal Masa Depannya, Maverick Vinales Tak Ingin Terburu-buru

“Jika tandem Anda menang dan memimpin klasemen, Anda bisa mudah sedih atau tak termotivasi. Anda bisa jadi putus asa. Anda harus fokus pada tugas, mengeluarkan seluruh potensi, dan bekerja sebaik mungkin sampai akhir musim,” tuntas pria berkebangsaan Amerika Serikat tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini