Soal Kesiapan Infrastruktur PON dan Peparnas 2021 di Papua, Menpora: Tinggal Finishing

Fahreza Rizky, Jurnalis · Selasa 13 Juli 2021 12:56 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 13 40 2439880 soal-kesiapan-infrastruktur-pon-dan-peparnas-2021-di-papua-menpora-tinggal-finishing-MMa969utGE.jpg Menpora Zainudin Amali. (Foto: Kemenpora)

JAKARTA -  Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali memberi update jelang penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-XX dan Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVI 2021 di Papua. Ia mengatakan, persiapan inftrastruktur sudah mencapai 90 persen, alias tinggal finishing atau penyelesaian akhir saja.

Infrastruktur itu meliputi tempat pertandingan (venue), akomodasi, penginapan beserta barang perlengkapan lainnya.

Venue Futsal

(Venue Futsal PON XX Papua 2021)

"Secara keseluruhan bahwa kesiapan dari prasarana itu sudah sekitar 90-an persen. Yang tersisa adalah melakukan finishing dan juga pengisian perlengkapan di dalam, baik itu tempat penginapan atau akomodasi maupun venue," kata Zainudin Amali usai mengikuti rapat terbatas virtual dengan Presiden Jokowi, Selasa (13/7/2021).

Perlengkapan penginapan seperti pendingin ruangan (AC), alat untuk memanaskan air (water heater), hingga tempat tidur menjadi tanggung jawab dari Panitia Besar (PB) PON XX Papua.

"Kemudian juga tadi sudah disampaikan tentang kesiapan dari sisi peralatan, baik peralatan yang disiapkan oleh pemerintah pusat melalui Kemenpora yakni ada di 26 cabor atau 36 disiplin nomor," terangnya.

"Itu semua sudah dalam proses dan dipastikan pada akhir Agustus semuanya sudah ada di Papua bahkan sudah ada yang terpasang karena ada juga cabor-cabor (cabang olahraga) yang sudah melakukan test event," tambah Amali.

Di samping itu, lanjut Zainudin Amali, ada 13 cabor yang peralatannya diadakan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) atau PB PON juga sama statusnya.

BACA JUGA: Ini Harapan KONI di PON XX Papua

Lalu, politikus Golkar itu juga menyampaikan bahwa pelaksanaan PON XX dan Peparnas XVI di Papua berjarak sekitar satu bulan. PON digelar pada 2 hingga 15 Oktober 2021. Sedangkan Peparnas dimulai 2 hingga 15 November 2021.

"Jadi kira-kira setelah pembukaan PON maka sebulan kemudian kita akan melakukan Peparnas dan untuk PON sendiri itu dilakukan di empat sub TB atau empat klaster yakni Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Mimika dan Merauke. sedangkan untuk cabor ada 37 dan atlet 6.400-an lebih kemudian officer 3.500-an lebih," tuturnya.

Zainudin Amali

(Menpora Zainudin Amali (tengah)

"Untuk Peparnas itu sendiri itu hanya ada di dua tempat yakni di Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura dan tempatnya akan menggunakan yang bekas digunakan oleh PON. (Peparnas) hanya mempertandingkan 12 cabor atletnya pun hanya 1.935 dan official 740 orang. Jadi untuk para atlet disabilitas tidak perlu membangun lagi fasilitas yang baru karena setelah penggunaan untuk PON langsung bisa digunakan oleh para peserta Peparnas," tambah Amali.

Diwartakan sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan akan menjamin keamanan di pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-XX dan Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVI 2021 di Papua.

Upaya menjamin keamanan di event olahraga tersebut salah satunya adalah dengan menggandeng Stakeholder, misalnya Pemerintah Provinsi (Pemprov), tokoh agama, tokoh adat dan tokoh masyarakat.

Selain itu, Sigit juga meminta jajaran aparat yang bertugas dan elemen masyarakat untuk sama-sama mengawal proses pembangunan di Papua. Mengingat, Pemerintah sedang fokus melakukan pembangunan di bidang infrastruktur, kesejahteraan masyarakat, pendidikan, kesehatan dan lainnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini