Ogah Ulangi Nasib Buruk 2016, Ini yang Dilakukan Ahsan/Hendra di Olimpiade Tokyo 2020

Ramdani Bur, Jurnalis · Selasa 13 Juli 2021 12:44 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 13 40 2439873 ogah-ulangi-nasib-buruk-2016-ini-yang-dilakukan-ahsan-hendra-di-olimpiade-tokyo-2020-VNUNzLLz8G.jpg Ahsan dan Hendra sudah berlatih di Jepang jelang Olimpiade Tokyo 2020. (Foto: PBSI)

TOKYO - Ganda putra andalan Indonesia, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, bicara peluang mereka lolos ke perempatfinal Olimpiade Tokyo 2020. Pasangan peringkat dua dunia itu menyebut Grup D Olimpiade Tokyo 2020 sebagai grup yang berat.

Sekadar informasi, Grup D Olimpiade Tokyo 2020 berisikan pemain-pemain hebat. Sebut saja andalan Malaysia, Aaron Chia/Soh Woi Yik, pasangan ulet Korea Selatan, Choi Sol Gyu/Seo Seung Jae, dan bintang Kanada, Jason Anthony Ho-Shue/Nyl Yakura.

Mohammad Ahsan

(Ahsan (kiri) dan Hendra sudah tiba di Jepang)

Terlebih rekor pertemuan Ahsan/Hendra kontra Choi Sol Gyu/Seo Seung Jae tak bisa dibilang bagus. Dari empat pertemuan, Ahsan/Hendra hanya menang satu kali dan tumbang tiga kali.

Bagaimana dengan Aaron Chia/Soh Woi Yik? Ahsan/Hendra dominan dengan catatan enam menang dan satu kalah dalam tujuh pertandingan. Meski berat, Ahsan/Hendra melihat masih ada kesempatan bagi mereka untuk lolos ke perempatfinal, alias finis dua besar.

"Setelah melihat undian, saya rasa memang cukup berat ya. Tetapi masih ada kesempatan," kata Ahsan, dalam keterangan pers PBSI yang diterima Okezone, Selasa (13/7/2021).

"Semua pasangan di grup ini memiliki kans yang sama untuk lolos ke babak selanjutnya, tinggal bagaimana nanti di lapangan dan kesiapannya," lanjut Ahsan.

BACA JUGA: Bagikan Kondom kepada Atlet, Komite Olimpiade Tokyo 2020 Pastikan Hanya Sebatas Suvenir

"Ya karena ini Olimpiade, jadi semua lawan harus diwaspadai. Yang nonunggulan pun bisa mengalahkan yang unggulan. Jadi kita harus siap dari awal," timpal Hendra.

Tentu, hasil di Olimpiade Rio 2016 tak ingin Kembali mereka dapatkan. Saat itu, Ahsan/Hendra gagal lolos dari fase grup setelah kalah bersaing dari Kenichi Hayakawa/Hiroyuki Endo dan Chai Biao/Hong Wei.

Mohammad Ahsan

"Setiap kemenangan, setiap poin akan sangat berarti. Semua lawan merata. Jadi bisa saja faktor penentunya nanti hitungan poin," ungkap Ahsan.

"Kita mau lebih fokus, step by step, satu pertandingan ke pertandingan lain. Main lebih berani dan lebih yakin lagi,” tutup Hendra.

Ahsan/Hendra dan tim bulutangkis Indonesia yang akan turun di Olimpiade Tokyo 2020 saat ini sedang menjalani training camp di Prefektur Kumamoto. Mereka berlatih dibantu klub setempat bernama Hitachi dan Shaisunkan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini