Ukir Sejarah, Petenis Italia Matteo Berrettini Tak Percaya Bisa Tampil di Final Wimbledon 2021

Andika Rachmansyah, Jurnalis · Sabtu 10 Juli 2021 21:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 10 40 2438725 ukir-sejarah-petenis-italia-matteo-berrettini-tak-percaya-bisa-tampil-di-final-wimbledon-2021-M5KYmETEsV.jpg Mattero Berrettini menjadi petenis Italia pertama yang tembus final Wimbledon. (Foto/Reuters)

LONDON – Matteo Berrettini mengukir sejarah dengan menjadi petenis Italia pertama yang dapat melangkah ke final Wimbledon. Ia bahkan tak percaya bisa tampil di partai puncak turnamen tersebut.

Berrettini melaju ke final Wimbledon 2021 setelah mengalahkan petenis Polandia, Hubert Hurkacz di semifinal. Dia menang dengan skor 6-3, 6-0, 6-7 (3-7), dan 6-4.

Foto/Reuters

“Saya tidak bisa berkata apa-apa, sungguh, saya hanya ingin ucapkan terima kasih. Saya perlu beberapa jam untuk memahami apa yang terjadi," kata Berrettini, dilansir dari Tennis World USA, Sabtu (10/7/2021).

Baca juga: Disingkirkan Novak Djokovic di Semifinal Wimbledon 2021, Petenis Ini Menangis

“Saya memainkan pertandingan yang hebat. Saya melihat keluarga saya dan seluruh rekan tim yang ada di sana. Saya tidak pernah memimpikan ini, karena saya rasa terlalu berlebihan untuk sebuah mimpi,” sambungnya.

Baca juga: Lolos ke Final Wimbledon 2021, Novak Djokovic Siap Ukir Sejarah

Pada pertandingan melawan Hurkacz di semifinal, Berrettini mendapatkan break back-to-back di set pertama dan memenangkan empat game berturut-turut. Setelah memenangkan empat game terakhir di set pertama, Berrettini melanjutkan permainan yang apik di set kedua. Beberapa kali, dia mematahkan servis Hurkacz tiga kali berturut-turut untuk merebut poin dan memimpin di set kedua.

Lalu di set ketiga, Hurkacz melakukan servis lebih baik dan berhasil memaksakan tie-break. Pada tie-break, Hurkacz memimpin 4-0 sebelum mengubah set point keduanya dan berlanjut set keempat. Namun, setelah kalah pada set ketiga, Berrettini bangkit kembali. Dia mengwali set keempat dengan sebuah break dan mempertahankan servis apiknya hingga akhirnya meraih kemenangan.

“Saya mencoba untuk menjadi yang terbaik, tetapi saat set ketiga saya merasa akan memenangkannya, tetapi nyatanya kalah” kata petenis unggulan ketujuh tersebut.

Foto/Reuters

"Saya berkata, 'Tidak masalah. Saya merasakan lebih kuat dan itulah yang saya katakan pada diri saya sendiri, dan akhirnya itu terbayar," lanjut pemain berusia 25 tahun tersebut.

Petenis peringkat sembilan ATP ini akan menantang Novak Djokovic asal Serbia di final Wimbledon 2021. Bukanlah tugas mudah untuk Berrettini dalam memenangi laga final ini. Sebab petenis nomor satu dunia berambisi untuk mengukir sejarah dengan meraih gelar Grand Slam yang ke-20.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini