FIA Janji Bakal Ganti Aturan Sprint Qualifying jika saat Uji Coba di GP Inggris Tak Berjalan Mulus

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis · Jum'at 09 Juli 2021 15:23 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 09 37 2438198 fia-janji-bakal-ganti-aturan-sprint-qualifying-jika-saat-uji-coba-di-gp-inggris-tak-berjalan-mulus-4pWYWyDErq.JPG Hamilton vs Verstappen. (Foto: Reuters)

LONDON – Federasi Otomotif Internasional (FIA) dipastikan bersedia mengganti atau mengubah peraturan sprint qualifying jika dirasa ada yang kurang sempurna saat tes di balapan Formula One (F1) GP Inggris 2021 pada 18 Juli 2021. Hal itu disampaikan langsung oleh Direkrut Balap F1, Michael Masi.

Menurut Masi, FIA sangat terbuka untuk menyesuaikan peraturan sprint qualifying akan baru akan diperkenalkan di ajang balap F1 pada musim 2021 ini. Jika ada suatu masalah yang bisa merugikan suatu tim atau bahkan menguntungkan suatu kelompok, peraturan pun bisa juga diubah.

Semua itu dikatakan Masi karena sejak awal keputusan dibuatnya Sprint qualifying pun berdasarkan kerja sama dengan semua tim yang terlibat di F1. Untuk itulah ketika ada aturan yang dirasa kurang semperna saat tes di Sirkuit Silverstone, Inggris, maka pihak F1 dan FIA siap untuk mengubahnya.

Baca Juga: Wajar Pembatas Rusak Diterjang Mobil Grosjean dalam Kecepatan Tinggi 

Balapan F1

“Tentu saja (jawaban Masi saat ditanya mengenatai apakah Fia bersedia mengubah peraturan sprint qualifying jika diperlukan). Menurut saya, kami sangat beruntung karena pendekatan ini benar-benar kolaboratif sejak awal tahun,” jelas Masi, dilansir dari Motorsport, Jumat (9/7/2021).

“Kami telah melakukan banyak pertemuan, melibatkan semua direktur olahraga tim, kami sendiri di FIA, dan jelas F1 dalam memyempurnakan aturan ini,” tambah Masi.

“Kami sudah memberikan rancangannya, membiarkan semua orang membaca ulang selama sepakan ini. Pastinya nanti setiap tim berhak memberikan pendapatnya, mungkin ada hal-hal muncul yang tidak terpikirkan (saat tes sprint qualifying sudah dilakukan),” lanjut Direktur Balap F1 tersebut.

Sekadar informasi, pihak penyelenggara F1 memang sudah mengumumkan bakal ada penerapan sistem baru untuk sesi kualifikasi di musim 2021 ini. F1 mengadopsi sistem baru, yakni sprint qualifying.

Dengan format baru ini, para pembalap akan menempuh jarak 100 kilometer (km) tanpa diperbolehkan masuk pit stop untuk mengganti ban. Sesi ini akan dipakai untuk menentukan posisi start saat lomba.

Tiga pembalap teratas nantinya diberi poin ekstra, tiga untuk pole sitter, dan seterusnya. Sprint qualifying mirip dengan lomba, tetapi dengan jarak tempuh hanya 100 km. Para pembalap diizinkan saling menyalip demi mendapat posisi terbaik.

Balapan F1

Sistem ini dipakai pada ajang balapan F2 dan F3 dengan nama sprint race. Selama ini, format pekan balapan F1 selalu diisi tiga sesi latihan bebas (FP) dan tiga babak kualifikasi (Q1-Q3). Dengan adopsi sistem sprint qualifying, format pekan balapan akan berubah.

Rencananya, format ini pun akan digunakan di tiga balapan pada musim ini. Kini, F1 GP Inggris 2021 pun dipastikan bakal menjadi seri pertama yang menerapkan format tersebut. F1 GP Inggris 2021 sendiri diketahui akan digelar di Sirkuit Silverstone pada 16-18 Juli 2021.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini