"Kemitraan ini sangat penting bagi saya selama lima tahun terakhir, dan itu membuktikan keputusan yang sulit untuk berpisah. Di musim-musim ini bersama, kami mengalami pencapaian hebat dan masa-masa sulit,” kata Vinales, dikutip dari laman resmi MotoGP, Senin (28/6/2021).
“Namun, perasaan yang mendasarinya adalah saling rasa hormat dan penghargaan. Saya berkomitmen penuh dan akan berusaha untuk mencapai hasil terbaik untuk sisa musim ini,” tuturnya.

Senada dengan Vinales, Manajer Tim Yamaha pun sedih dengan perpisahan ini. Meski begitu, Jarvis menegaskan perpisahan ini adalah yang terbaik untuk Yamaha dan Vinales.
“Dengan sedih, kami akan mengucapkan selamat tinggal kepada Maverick (Vinales) pada akhir tahun. Kami berada di tengah musim kelima kami bersama dan selama bertahun-tahun kami telah mencapai banyak pencapaian, tetapi juga harus mengelola banyak posisi terendah,” ujar Jarvis.
“Setelah balapan seri Jerman, yang merupakan akhir pekan tersulit dalam kemitraan kami, kami melakukan diskusi penting di Sirkuit Assen dan sampai pada kesimpulan, bahwa kepentingan kedua belah pihak untuk berpisah di masa depan. Yamaha akan berusaha maksimal, seperti yang selalu kami lakukan, untuk memberikan dukungan penuh kepada Maverick dan menyelesaikan musim ini dengan cara terbaik,” ucapnya.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.