Berpotensi Tingkatkan Kasus Covid-19, Tokyo Batalkan Nonton Bareng Olimpiade 2020

Antara, Jurnalis · Minggu 20 Juni 2021 01:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 19 43 2427825 berpotensi-tingkatkan-kasus-covid-19-tokyo-batalkan-nonton-bareng-olimpiade-2020-t6cv82YlcF.jpg Kirab obor Olimpiade Tokyo 2020. (Foto AFP via Antara)

TOKYO - Gubernur Tokyo Yuriko Koike mengatakan bahwa semua acara publik untuk menonton bersama selama Olimpiade 2020 dan Paralimpiade di ibukota Jepang tersebut akan dibatalkan. Keputusan diambil karena kasus virus corona masih meningkat.

Setelah mengadakan pembicaraan dengan Perdana Menteri Jepang, Yoshihide Suga, Gubernur Tokyo mengatakan bahwa beberapa dari enam tempat yang direncanakan akan digunakan untuk pemutaran acara Olimpiade secara langsung akan digunakan untuk vaksinasi COVID-19.

Foto/Reuters

Pengumuman itu dibuat hanya sekitar satu bulan menjelang pembukaan Olimpiade Tokyo, dengan kekhawatiran publik tentang potensi lonjakan kasus COVID-19 yang didorong oleh varian baru yang lebih menular.

Baca juga: Raih Kemenangan di Simulasi Olimpiade Tokyo 2020, Marcus/Kevin Belum Puas

Tempat tersebut termasuk taman Yoyogi, Inokashira dan Hibiya di Tokyo, yang melaporkan 338 kasus baru COVID-19 pada Sabtu.

Baca juga: Atlet Indonesia yang Berlaga di Olimpiade Tokyo 2020 Bertambah, Total 26 Orang

Pertemuan antara Suga dan Koike, yang pertama sejak 21 Mei, itu terjadi menjelang pertemuan virtual, Senin (21/6), yang digelar oleh penyelenggara Olimpiade dan Paralimpiade di mana mereka akan memutuskan batasan penonton di pertandingan.

Setelah memutuskan untuk mengakhiri keadaan darurat COVID-19 di Tokyo dan sejumlah wilayah lain di Jepang, Suga, Kamis, menyatakan kesediaannya untuk menggelar pertandingan dengan beberapa penonton.

Foto/Reuters

Pemerintah Jepang telah mengatakan akan mengizinkan hingga 10.000 orang menghadiri acara, selama tidak melebihi 50 persen kapasitas tempat, di daerah-daerah yang tidak dalam keadaan darurat atau keadaan darurat semu.

Pemerintah Jepang dan pejabat Olimpiade sedang mempertimbangkan untuk menerapkan kebijakan itu juga pada Olimpiade, yang akan dimulai 23 Juli, dan Paralimpiade.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini