Jonatan Christie Ungkap Hal Positif dari Simulasi Olimpiade 2020 yang Digelar PBSI

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis · Kamis 17 Juni 2021 08:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 17 40 2426443 jonatan-christie-ungkap-hal-positif-dari-simulasi-olimpiade-2020-yang-digelar-pbsi-enjWimwoa2.jpg Jonatan Christie. (Foto: PBSI)

JAKARTA Jonantan Christie mengaku senang dengan diadakannya pertandingan Simulasi Olimpiade 2020 yang diprakarsai oleh PBSI. Menurut Jonatan, simulasi itu bisa menjadi pemanasan bagi dirinya dan atlet lain sebelum berangkat ke Jepang untuk mengikuti Olimpiade Tokyo 2020.

Seperti yang diketahui, tak ada kompetisi yang dimainkan para atlet bulu tangkis Indonesia sebelum pergi ke Tokyo pada Juli 2021 nanti. Kondisi pandemi virus corona yang masih mengancam membuat sejumlah turnamen seperti Malaysia dan Singapura Open pada akhirnya dibatalkan.

Tentu pembatakan kompetisi itu sedikit mempengaruhi persiapan para atlet bulu tangkis Tanah Air, termasu Jonatan. Padahal menurut Jonatan, kompetisi-kompetisi sebelum Olimpiade Tokyo bisa sangat bermanafaat untuk semakin mematangkan persiapan.

Baca Juga: Hasil Simulasi Olimpiade Tokyo 2020: Hendra/Ahsan Tak Berkutik saat Hadapi Rian/Reza

Jonatan Christie

Untungnya PBSI berinisiatif menggelar sebuah turnamen dadakan alias Simulasi Olimpiade 2020 yang digelar pada 16-17 Juni 2021. Bagi Jonatan, turnamen kecilan-kecilan itu bisa membuat dirinya semakin siap menghadapi Olimpiade Tokyo 2020.

“Saya senang PBSI menggelar momen simulasi seperti ini. Karena kami kan tadinya mau berangkat ke Malaysia dan Singapura Open tapi tidak jadi, sehingga ini (Simulasi Olimpiade 2020) penting buat kami supaya masuk ke ranah pikiran untuk pertandingan," kata Jonatan, dikutip dari laman resmi PBSI, Kamis (17/6/2021).

"Ya walau lawannya teman sendiri, tetapi balik lagi kalau udah diset seperti pertandingan seperti ini jadi beda hawanya," tambah pebulu tangkis berusia 23 tahun tersebut.

Jonatan bersua Chico Aura Dwi Wardoyo dalam pertandingan Simulasi Olimpiade 2020. Berlangsung sengit, Jonatan pada akhirnya sukses mengalahkan Chico dengan tiga gim, yakni dengan skor 21-17, 23-25, dan 21-10 dengan waktu 84 menit.

Jonatan pun mengaku mencoba sejumlah gaya permainan saat melawan Chico. Ia sudah mempersiapkan sejumlah gaya permainan selama dua bulan terakhir agar lawannya di Olimpiade Tokyo 2020 nanti bakal kesulitan menebak gaya bermainnya.

“Dari satu sampai dua bulan saya latihan intens untuk ke Tokyo, semuanya terasa sudah baik. Saya merasa bisa mengatasi tekanan yang ada. Cuma memang ada strategi yang harus diperbaiki lagi," sambung Jonatan.

Jonatan Christie

“Di gim pertama saya coba lebih bermain sabar, tidak banyak untuk menyerang. Tapi balik lagi ini kan simulasi, saya pikir saya tidak boleh terpaku dengan satu strategi saja," tambahnya

"Makanya di gim kedua saya coba ubah untuk menjadi lebih menyerang karena saya juga sudah berlatih pola ini. Namun kendalanya saya masih kurang bisa kontrol jadi banyak poin yang terbuang. Itu yang saya sudah sampaikan ke pelatih untuk diperbaiki secepatnya," tutup Jonatan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini