Markis Kido Meninggal Dunia, Ketum PBSI: Kehilangan Besar bagi Bulu Tangkis Indonesia

Andika Pratama, Jurnalis · Senin 14 Juni 2021 22:40 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 14 40 2425139 markis-kido-meninggal-dunia-ketum-pbsi-kehilangan-besar-bagi-bulu-tangkis-indonesia-cei6Gr26oz.jpeg Markis Kido (Foto: Instagram/@markis_kido11)

INDONESIA berduka atas meninggalnya legenda bulu tangksi Tanah Air, Markis Kido, Senin (14/6/2021), malam WIB. Kido wafat pada umur 36 tahun.

Meninggalnya Kido merupakan kehilangan besar bagi bulu tangkis Indonesia, menurut Ketua Umum PBSI, Agung Firman Sampurna. Bagaimana tidak, Kido telah memberikan begitu banyak gelar bergengsi untuk Indonesia.

Kido, yang akrab disapa Uda, berpulang saat sedang bermain bulutangkis di GOR Petrolin, Alam Sutera, Tangerang. Menurut Candra Wijaya, mantan pemain yang hadir di arena, Kido tiba-tiba terjatuh dan tidak sadarkan diri saat baru bermain setengah gim. Saat itu sekitar jam 18.30 WIB.

Markis Kido (Foto: Instagram/@markis_kido11)

"Saya duduk di pinggir lapangan melihat Kido terjatuh. Dan saya lari menolong. Dia tidak sadarkan diri dan mengorok ," tutur Candra, yang kemudian membawa Kido ke RS Omni di Alam Sutra, Tangerang.

Selama ini, Kido memang setiap hari Senin rutin bermain bulutangkis dengan sebuah tim di sana. Ibunda Kido, Zul Asteria yang tampak tegar menjelaskan kondisi putra pertamanya tersebut.

BACA JUGA: Markis Kido Meninggal Dunia, Pernah Menderita Hipertensi

"Dia sepertinya memang maunya (hidup dan matinya) di lapangan kali ya. Tadi saya berdoa semoga masih bisa selamat," ujar Zul.

 BACA JUGA: Markis Kido Meninggal Dunia, Ini Deretan Pebulu Tangkis yang Pernah Berpasangan

"Saya kira tadi hanya stroke, karna dia kan punya darah tinggi terus mungkin jatuh dan pembuluh darahnya pecah. Saya berdoanya begitu tapi ternyata mas Kido diambil," lanjutnya.

Sementara itu, Agung Firnan pun sangat kehilangan sosok Kido. Agung Firman pun berharap keluarga Kido tabah dalam melewati momen berat ini.

"Hari ini keluarga besar bulutangkis Indonesia sangat berduka dengan berpulangnya Markis Kido, pahlawan bulutangkis yang telah berulang kali mengharumkan nama Merah Putih di panggung bulutangkis dunia," ucap Agung Firman.

Hendra Setiawan/Markus Kido (Foto: Reuters)

"Meninggalnya Kido merupakan sebuah kehilangan besar bagi dunia bulutangkis Indonesia yang tengah menghadapi Olimpiade Tokyo. Untuk keluarga yang ditinggalkan, semoga diberi ketabahan," sambung Agung.

BACA JUGA: Markis Kido Meninggal Dunia, Tontowi Ahmad: Al-Fatihah untuk Uda Kido

Markis Kido layak disebut legenda bulutangkis dengan segala prestasi yang ia sudah torehkan untuk Merah-Putih. Oleh karenanya, PBSI berharap suri tauladan pria kelahiran 11 Agustus 1984 itu menjadi inspirasi para penerusnya.

BACA JUGA: Markis Kido Meninggal Dunia, Kenali Penyebab Atlet Bisa Collaps Mendadak

"Dengan prestasi besar seperti juara dunia 2007 di Kuala Lumpur, medali emas Olimpiade Beijing 2008, dan emas Asian Games 2010 Guangzhou bersama Hendra Setiawan, nama Kido begitu harum di pentas dunia. Kami keluarga besar bulutangkis Indonesia dan PBSI ikut berduka cita dan merasa kehilangan besar dengan berpulangnya Markis Kido," tutur Agung.

"Semoga suri teladan, semangat juang, prestasi besar, dan etos kerja yang telah ditunjukkan Markis Kido selama ini, bisa menginspirasi para pemain-pemain bulutangkis Indonesia untuk mengikuti jejak almarhum," pesannya.

Kido meninggalkan seorang istri, Richasari Pawestri dan dua orang putri. Jenazah malam ini akan langsung disemayamkan di rumah duka Jalan Gemak B149, RT.003/RW.009, Jaka Setia, Kec. Bekasi Selatan, Kota Bekasi. Pemakaman masih menunggu kedatangan sang istri dari Solo.

Terima kasih Kido atas semua perjuanganmu dalam mengharumkan nama Indonesia di dunia bulu tangkis. Selamat jalan legenda bulu tangkis Indonesia!

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini