Balapan dengan Baju Balap Terlepas, Fabio Quartararo Tak Merasa Layak Dihukum

Ezha Herdanu, Jurnalis · Selasa 08 Juni 2021 15:45 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 08 38 2421962 balapan-dengan-baju-balap-terlepas-fabio-quartararo-tak-merasa-layak-dihukum-FcQeZr6Qrm.jpg Fabio Quartararo (Foto: motogp.com)

BARCELONA – Sebuah kejadian aneh dialami oleh pembalap Tim Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo, saat tampil di MotoGP Catalunya 2021. Ya, Quartararo mengalami masalah pada baju balapnya dalam balapan tersebut.

Sebagaimana diketahui, sebuah aksi nekat dilakukan oleh Quartararo kala mengaspal di MotoGP Catalunya 2021. Dalam balapan yang berlangsung di Sirkuit Barcelona tersebut, Quartararo memang mengalami masalah pada ritsleting baju balapnya.

Fabio Quartararo

Bahkan Quartararo pun menjalani sisa balapan MotoGP Catalunya 2021 dengan kondisi baju balapnya terbuka. Tidak sampai di situ, Quartararo juga terlihat dengan sengaja membuang pelindung dadanya kala balapan MotoGP Catalunya 2021 berlangsung.

Gara-gara hal tersebut, Quartararo pun akhirnya mendapatkan hukuman dari FIM Stewards. Quartararo yang finis ketiga di MotoGP Catalunya 2021 harus menerima kenyataan mundur tiga detik, hingga ia harus rela finis keempat.

Baca Juga: Miguel Oliveira Bangga Bisa Manfaatkan Nasib Sial Fabio Quartararo di MotoGP Catalunya 2021

Hukuman Quartararo bertambah ketika Tim Ducati dan Suzuki memprotes FIM Stewards, lantaran tak memberikannya sanksi karena sengaja membuang pelindung dada. FIM Stewards mengabulkan protes FIM Stewards, yang mana membuat Quartartaro akhirnya finis keenam di MotoGP Catalunya 2021.

Quartararo pun tetap pada pendiriannya bahwa ia tidak merasa layak mendapatkan hukuman penalti karena kejadian itu. Ya, Quartararo berpendapat bahwa dikibarkan bendera hitam lebih masuk akal daripada dirinya mendapatkan hukuman penalti dalam balapan tersebut.

“Setelah melihat ke belakang soal apa yang terjadi. Memang susah untuk mengakuinya, namun saya rasa memang sewajarnya (dapat) bendera hitam,” jelas Quartararo, sebagaimana dilaporkan oleh Marca, Selasa (8/6/2021).

“Benar, saya telah meletakkan diri saya dalam bahaya, dan juga apa yang terjadi pekan lalu, bendera hitam harusnya jadi hukuman yang tepat. Namun saya merasa bahwa penalti itu benar-benar tidak masuk akal,” sambungnya.

Fabio Quartararo

“Akan tetapi, saya secara pribadi sepakat mengenai penalti kedua. Saya jelas marah, namun lebih baik seperti ini daripada sama sekali tidak mendapatkan poin. Ban depan saya selip dan saya nyaris jatuh, makanya saya melaju lurus.”

Baca Juga: Disindir Stoner soal Baju Balap Terlepas, Quartararo: Dia Takkan Bawel jika Mengalaminya Sendiri!

“Apabila terdapat gravel di situ, saya pasti sudah mengalami crash. Saya mendapatkan hukuman tiga detik untuk memotong jalur, padahal lebih lamban dari biasa. Jadi, saya merasa bahwa itu bukan memotong jalur,” tuntas pembalap berusia 22 tahun tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini