Valentino Rossi Sebenarnya Tak Mau Balapan di Mugello, Kenapa?

Djanti Virantika, Jurnalis · Jum'at 04 Juni 2021 16:37 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 04 38 2420250 valentino-rossi-sebenarnya-tak-mau-balapan-di-mugello-kenapa-bMQVpjPWCK.jpg Valentino Rossi. (Foto: MotoGP)

BARCELONA – Sebuah pernyataan mengejutkan disampaikan pembalap Tim Petronas Yamaha SRT, Valentino Rossi, jelang mentas di MotoGP Catalunya 2021. Dia mengaku sebenarnya tak mau menjalani balapan di MotoGP Italia 2021 yang digelar pada akhir pekan lalu.

Rossi pun menjelaskan lebih gamblang penyebab dirinya tak mau balapan di Sirkuit Mugello, Italia. Penyebabnya karena adanya kabar meninggalnya pembalap Moto3, Jason Dupasquier.

Jason Dupasquier

Kabar yang datang hanya beberapa jam sebelum balapan digelar diakui Rossi telah memengaruhi semua perasaan semua pembalap, tak terkecuali dirinya. Tak ayal, nuansa balapan menjadi berubah setelah kabar duka itu datang.

BACA JUGA: Vinales Gandeng Mantan Kepala Krunya, Begini Tanggapan Valentino Rossi

Rossi pun sejatinya punya prinsip yang sama dengan pembalap jebolan akademinya, yakni Francesco Bagnaia, yang tak mau balapan dilanjutkan. Jika ada orang yang mengatakan hal itu, Rossi memastikan bakal mendukungnya dan memilih untuk tak juga melanjutkan balapan.

BACA JUGA: Marc Marquez Sombong Setelah Ejek Valentino Rossi, Kembali Sial di MotoGP Catalunya?

Tetapi, Rossi sadar semua keinginannya sulit untuk diwujudkan. Sebab, balapan tetap harus digelar demi kepentingan lainnya dalam dunia balap motor tersebut.

“Menurut saya, ketika kami mengetahui kematian Jason Dupasquier, itu adalah bencana. Semua orang hancur, tapi saya tahu sejak Sabtu malam bahwa situasinya benar-benar putus asa karena itu bermasalah dengan kepala yang tidak ada harapan,” ujar Rossi, sebagaimana dikutip dari Paddock GP, Jumat (4/6/2021).

“Anda selalu berharap keajaiban, tetapi ketika saya membaca berita, sejak Sabtu malam, saya sudah tahu sedikit banyak bahwa hal-hal lain bisa saja terjadi. Sangat-sangat sulit mendengar berita itu hanya dalam satu jam sebelum balapan, ketika Anda mulai berusaha megembalikan konsentrasi,” lanjutnya.

“Ini menghancurkan, jadi jika seseorang datang kepada saya dan berkata, ‘Saya tidak ingin balapan,’ saya akan baik-baik saja dengan tidak balapan. Tapi, Anda tahu, itu sulit. Ini sulit untuk semua orang dan itu tergantung pada masing-masing karakter,” tutur Rossi.

Valentino Rossi

“Seperti yang Anda katakan, beberapa lebih menderita, yang lain mungkin lebih sedikit menderita, saya tidak tahu, tetapi itu sulit bagi semua orang,” jelasnya.

Balapan pun akhirnya digelar seperti biasa. Bagnaia sendiri gagal menyelesaikan balapan hingga garis finis karena terjatuh di lap pertama. Sementara Rossi, dia finis di urutan ke-10.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini