Atlet PB Djarum Bawa Pulang Gelar Juara di Austrian Open 2021

Admiraldy Eka Saputra, Jurnalis · Senin 31 Mei 2021 17:34 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 31 40 2418087 atlet-pb-djarum-bawa-pulang-gelar-juara-di-austrian-open-2021-tu46I0YykP.jpeg Serena/Ketut juarai Austria Open 2021 (Foto: PB Djarum)

JAKARTA – Atlet-atlet PB Djarum kembali mendulang kesuksesan di turnamen berskala internasional. Setelah memboyong dua gelar juara di Slovenia International 2021, kali ini klub yang bermarkas di Kudus, Jawa Tengah tersebut membawa trofi juara di Austrian Open 2021.

Pada turnamen level international series yang memperebutkan total hadiah sebesar 5.000 dollar US ini, gelar Juara Ganda Putri berhasil diraih oleh pasangan Serena Kani/Ni Ketut Mahadewi Istarani.

Pasangan ganda putri asal PB Djarum Serena/Ketut sukses mengalahkan ganda asal Malaysia, Anna Ching Yik Cheong/Yap Cheng Wen di babak final. Berbekal kemenangan dua gim dengan skor 21-12, 21-16, Serena/Ketut berhasil naik podium pada kejuaraan yang dilangsungkan di Graz, Austria.

Bagi Serena/Ketut, kemenangan di Austrian Open 2021 ini merupakan gelar perdana sejak keduanya disatukan. Selain bermain ganda, di turnamen tersebut keduanya juga turun di nomor ganda campuran.

Serena mengatakan, bahwa torehan kemenangan ini menjadi capaian membanggakan setelah sekian lama tidak adanya turnamen selama pandemi, baik skala nasional maupun internasional.

Baca juga: Selain Spanyol Masters 2021, Wakil Indonesia juga Sabet Gelar di Slovenia International 2021

“Saya sangat senang dan sangat bersyukur dengan kemenangan ini, walaupun memang lebih fokus main mix double tapi tetep harus memaksimalkan peluang di nomor ganda putri," ujar Serena.

"Walaupun tim lawan rankingnya lebih unggul, bukan menjadi tekanan bagi saya dan Ketut karena kita mau main enjoy dan all out dari babak awal. Dari kemenangan ini kita semakin termotivasi untuk lebih all out, buat ke level yang lebih tinggi. Trofi ini kita persembahkan untuk PB Djarum, keluarga, rekan berlatih dan semua pelatih di PB Djarum, dan yang pasti untuk Indonesia,” lanjutnya.

Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation yang juga Ketua PB Djarum, Yoppy Rosimin, mengatakan kemenangan di Austrian Open 2021 merupakan sebuah pencapaian gemilang dari target yang dipatok kepada para atlet PB Djarum yang bertanding, agar mampu meraih gelar juara dalam setiap turnamen yang diikuti. Kemenangan ini menuntaskan dahaga para atlet PB Djarum setelah pada kejuaraan Spain Masters 2021 mereka harus puasa gelar.

“Kemenangan ini sesuai dengan harapan kita. Karena targetnya di setiap turnamen yang diikuti ada atlet yang berhasil meraih juara satu. Di Spain Masters 2021 memang tidak dapat gelar juara, tapi pada Slovenia International 2021 boyong dua juara dan masih sesuai target. Walaupun ada beberapa nomor yang meleset karena belum berhasil di nomor mix double, tapi pencapaian atlet PB Djarum sudah cukup membanggakan,” ujar Yoppy.

Yoppy melanjutkan, daya juang Serena/Ketut dari partai awal hingga partai final patut diacungi jempol. Selain karena pernah merasakan gemblengan pelatnas, di babak final Yoppy menilai strategi permainan Serena/Ketut sangat tepat untuk menumbangkan pasangan Malaysia yang merupakan peringkat 29 dunia, meski keduanya belum memiliki peringkat di dalam daftar BWF.

“Menurut saya strategi permainan Serena/Ketut pada partai final sangat tepat. Mereka bermain tidak terburu-buru untuk menyerang dan memanfaatkan kelemahan lawan. Ketahanan fisik mereka juga bagus karena Serena/Ketut juga turun di ganda campuran. Dengan kemenangan ini, diharapkan mampu memotivasi teman-teman atlet lain untuk meraih gelar juara di turnamen berikutnya,” ucap Yoppy.

Pada Austrian Open 2021, Indonesia berhasil memboyong dua gelar juara. Selain kemenangan atlet PB Djarum, gelar Juara Tunggal Putra juga diraih oleh Panji Ahmad Maulana dari PB Candra Wijaya.

Sementara itu, tunggal putra PB Djarum, Ihsan Maulana Mustofa harus puas karena langkahnya terhenti di babak semifinal Austrian Open 2021. Peluang meraih gelar juara tambahan dari Ihsan Maulana Mustofa terpaksa kandas karena belum berhasil melewati partai semifinal. Ihsan dihentikan pemain Belanda, Arnaud Merkle pada babak empat besar dengan skor 14-21, 16-21.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini