Marc Marquez Akui Nyaris Rehat Balapan Lagi Usai MotoGP Spanyol 2021

Bagas Abdiel, Jurnalis · Jum'at 28 Mei 2021 19:15 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 28 38 2416948 marc-marquez-akui-nyaris-rehat-balapan-lagi-usai-motogp-spanyol-2021-XfmkTykqLd.jpg Marc Marquez (Foto: Laman resmi MotoGP)

MUGELLO – Pembalap Tim Repsol Honda, Marc Marquez, mengungkapkan bahwa ia sejatinya nyaris berhenti balapan lagi setelah MotoGP Spanyol 2021 di Sirkuit Jerez. Ia mengaku mempertimbangkan untuk mundur sementara sekali lagi demi memaksimalkan pemulihannya.

Seperti diketahui pada musim lalu, Marquez harus merelakan MotoGP 2020 karena mengalami patah tulang lengan kanan di Sirkuit Jerez. Setelah itu, ia harus absen selama sembilan bulan akibat komplikasi cedera yang ia derita.

Marc Marquez

Namun, kemudian ia kembali ke lintasan secara perdana di MotoGP Portugal 2021 dengan hasil yang cukup memuaskan. Ia berhasil melewati balapan tersebut tanpa ada insiden yang semakin memberatkan kondisi cederanya.

Baca juga Kondisi Bahu Akan Jadi Masalah Marc Marquez di MotoGP Italia 2021

Tetapi, ketika mentas di MotoGP Spanyol 2021 di Sirkuit Jerez, Marquez mengalami beberapa kecelakaan besar. Bahkan ia terpaksa mundur dari tes pascabalap karena kembali merasakan kesakitan selama balapan akhir pekan tersebut.

Baca juga Setelah Valentino Rossi, Kali Ini Joan Mir yang Disindir Marc Marquez

“Sebenarnya ada kemungkinan setelah Jerez untuk berhenti lagi,” ungkap Marquez, mengutip dari Crash, Jumat (28/5/2021).

Meski begitu, Marquez mengurungkan niat tersebut. Sebab menurut dokter itu adalah hal normal walau sedikit merasakan kesakitan. Bahkan dokter memahami hal tersebut untuk bisa memahami kondisi lengannya saat mengendarai motor.

“Kami mempertimbangkan dan kami berbicara dengan dokter, tetapi mereka mengatakan itu baik untuk memperkenalkan kembali balapan ke dalam hidup saya dan mengendarai motor MotoGP,” tambahnya.

“Ketika Anda melakukan langkah lain (dalam pemulihan) setelah cedera besar seperti ini, hal-hal baru muncul. Bukan berarti bahunya berada dalam situasi yang sangat buruk,” sambungnya.

Marc Marquez

“Maksud saya, bahunya memiliki sesuatu yang tidak bekerja dengan semestinya dan kami mencoba untuk memahami mengapa selama balapan akhir pekan, rasa sakitnya datang lebih banyak. Sedang santai atau tidak, rasa sakit itu selalu ada,” imbuhnya.

“Tetapi, dokter juga mengatakan ini normal setelah humerus patah, bahu atau siku juga terpengaruh,” tukas pembalap berusia 28 tahun tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini