Perubahan Sistem Skor 5x11 Ditolak, PBSI Terima Kenyataan

Bagas Abdiel, Jurnalis · Selasa 25 Mei 2021 04:34 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 25 40 2414978 perubahan-sistem-skor-5x11-ditolak-pbsi-terima-kenyataan-gV7IiLk4Cx.jpg Ilustrasi Bulu Tangkis

JAKARTAPBSI menerima keputusan tentang proposal perubahan sistem skor yang mengalami penolakan di Rapat Umum Tahunan Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF). Ini menjadi kedua kalinya usulan perubahan sistem skor mendapat penolakan.

Salah satu agenda dalam Rapat Umum Tahunan BWF adalah membahas usulan perubahan sistem skor dari 3x21 menjadi 5x11. Menariknya usulan ini pun datang dari Indonesia dalam hal ini PBSI dan Maladewa untuk mengubah adanya sistem skor tersebut.

Bulu Tangkis

Sayangnya, usulan tersebut mendapat penolakan. Meski telah mendapat dukungan dari Badminton Asia, Korea Selatan, dan Taiwan, tetapi proposal perubahan skor hanya mendapat 66,31% suara atau hanya kurang 0,08% untuk mencapai ambang minimal. Total suara keseluruhan dalam voting adalah 232 suara.

Baca juga BAM Bantah Izinkan Pemain Israel Ikut Malaysia Open 2021

PBSI pun menghormati hasil keputusan tersebut. Tetapi, Kepala Bidang Humas dan Media PBSI, Broto Happy pun memastikan bahwa induk organisasi bulu tangkis di Indonesia itu tidak akan berhenti mengajukan ide-ide baru kepada BWF untuk memajukan olahraga bulu tangkis di dunia.

Baca juga PBSI Targetkan Ganda Putra Rebut Juara di Spanyol Masters 2021

“Kami menghormati keputusan yang telah diambil dari Rapat Umum Tahunan BWF. Kami percaya semua ini demi kemajuan dan peningkatan kualitas olahraga tepok bulu,” ucap Broto, dalam keterangan pers dari PBSI, Selasa (25/5/2021).

“Kami akan terus bekerja dan berpikir untuk menciptakan ide-ide baru untuk diajukan ke BWF. “Ini kami lakukan demi terus mempopulerkan bulu tangkis sebagai olahraga global,” tambahnya.

Sementara itu, Presiden Badminton Asia yakni Anton Subowo mengapresiasi PBSI atas pengajuan mereka terhadap perubahan sistem skor dari 3x21 menjadi 5x11. Ia yakin suatu saat gagasan tentag skor baru tersebut akan mendapatkan dukungan besar dari seluruh asosiasi bulu tangkis di seluruh dunia.

“Untuk perubahan sistem skor 5x11 memang tidak mudah, tetapi Indonesia sudah menunjukkan tujuan yang baik untuk meningkatkan excitement olahraga bulutangkis,” ucap Anton.

Bulu Tangkis

Selain soal proposal perubahan skor, Rapat Umum Tahunan BWF juga mengesahkan Poul-Erik Høyer (Denmark) sebagai Presiden BWF. Selain itu, Bambang Roedyanto, selaku Kepala Bidang Hubungan Luar Negeri PBSI terpilih sebagai Dewan BWF periode 2021-2025.

Sebelum Rudy, Indonesia mencatat beberapa nama yang pernah menjadi dewan BWF di antaranya Ferry Sonneville, Sudirman, Suharso Suhandinata, Rudy Hartono, Titus Kurniadi, Justian Suhandinata, dan Anton Subowo yang saat ini menjabat sebagai Presiden Badminton Asia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini