Asosiasi Praktisi Medis Tokyo Minta Olimpiade Dibatalkan

Admiraldy Eka Saputra, Jurnalis · Selasa 18 Mei 2021 16:38 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 18 43 2411812 asosiasi-praktisi-medis-tokyo-minta-olimpiade-dibatalkan-7pZbEHyDCF.jpg Olimpiade Tokyo 2020 (Foto: Reuters)

TOKYO - Asosiasi Praktisi Medis Tokyo menyampaikan seruan untuk membatalkan ajang Olimpiade Tokyo 2020. Hal tersebut dikarenakan meningkatnya kasus Covid-19 yang terjadi hingga membuat banyak rumah sakit kesulitan menampung lonjakan jumlah pasien.

Melonjaknya kasus Covid-19 yang terjadi saat kekurangan staf medis dan tempat tidur rumah sakit di beberapa daerah di ibu kota Jepang itu mendorong pemerintah memperpanjang keadaan darurat ketiga di Tokyo dan beberapa prefektur lainnya hingga 31 Mei.

 

Jika digelar sesuai jadwal yang telah ditetapkan, Olimpiade Tokyo akan berlangsung pada 23 Juli 2021 mendatang. Sayangnya, kasus Covid-19 yang terus mengalami peningkatan membuat ajang multi even empat tahunan ini kembali terancam batal digelar.

Baca juga: Keren! 2 Atlet Skateboard Indonesia Ikut Kualifikasi Olimpiade 2020 Tokyo di Amerika Serikat

"Kami sangat meminta pihak berwenang untuk meyakinkan IOC (Komite Olimpiade Internasional) bahwa penyelenggaraan Olimpiade itu sulit dan mendapatkan keputusannya untuk membatalkan Olimpiade," ujar Asosiasi Praktisi Medis Tokyo dilansir dari laman Reuters, Selasa (18/5/2021).

Sebelum ini, warga Tokyo sendiri sempat melayangkan petisi untuk menolak gelaran Olimpiade 2020. Lebih dari 351.000 tanda tangan dikumpulkan sebagai salah satu cara warga Tokyo menolak penyelenggaraan ajang olahraga empat tahunan tersebut.

Petisi yang berjudul "Batalkan Olimpiade Tokyo untuk melindungi hidup kita" ini disebarkan melalui situs Change.org. Seorang pengacara sekaligus mantan calon Gubernur Tokyo, Kenji Utsunomiya yang membuat petisi ini.

Alasan dibuat petisi ini ialah menyuarakan kekhawatiran masyarakat Jepang terhadap penyebaran virus Covid-19 yang semakin luas. Olimpiade tahun ini dinilai dapat menjadi sumber pemicunya.

 

"Saya pikir Olimpiade kali ini adalah tentang apakah kita memprioritaskan kehidupan atau upacara dan acara yang disebut Olimpiade," kata Kenji Utsunomiya kepada AFP.

Tak hanya itu, Kenji juga mendesak Gubernur Tokyo untuk meminta Komite Olimpiade Internasional membatalkan Olimpiade. Menurutnya, kewenangan membatalkan ada di tangan IOC, namun tentunya butuh persetujuan dari gubernur setempat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini