Naomi Osaka Merasa Olimpiade Tokyo Harusnya Ditunda

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis · Selasa 11 Mei 2021 12:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 11 43 2408925 naomi-osaka-merasa-olimpiade-tokyo-harusnya-ditunda-Z9NyZpYi7q.jpg Petenis asal Jepang, Naomi Osaka. (Foto: Twitter/naomiosaka)

TOKYO – Petenis asal Jepang, Naomi Osaka, menilai seharusnya Olimpiade Tokyo 2020 ditunda. Menurut Osaka, tak baik jika pesta olahraga multievent itu tetap dimulai pada 23 Juli 2021 mendatang.

Alasan Osaka berkata seperti itu karena Jepang, khususnya Tokyo, saat ini masih terdampak akan pandemi Covid-19. Apalagi di Tokyo kenaikan penyebaran virus corona itu sedang berada di level yang cukup mengkhawatirkan.

Sebab itulah Osaka merasa tidak seharusnya Olimpaide tetap dilakukan di musim panas ini. Walau memang di lubuk hatinya yang paling dalam, petenis nomor dunia itu sebenarnya sangat ingin bermain di Olimpaide.

Baca Juga: Jelang Olimpiade Tokyo, Panitia Jajal Sorakan Palsu untuk Ramaikan Stadion

Naomi Osaka

Pasalnya petenis berusia 23 tahun itu sama sekali belum pernah merasakan tampil di ajang olahraga Olimpiade. Olimpiade Tokyo 2020 akan menjadi ajang perdananya tampil di kompetisi tersebut.

Akan tetapi, untuk sekarang ini Osaka menilai bahwa kesehatan banyak orang jauh lebih baik ketimbang keinginannya untuk bermain di Olimpaide. Pikiran Osaka itu membuatnya galau untuk ikut serta di ajang tersebut.

“Jujur saja, saya pun tidak begitu yakin (jawaban Osaka saat ditanya apakah pantas Olimpiade diselenggarakan di tengah pandemi),” kata Osaka, melansir dari BBC, Selasa (11/5/2021).

“Saya adalah seorang atlet dan tentu saja saya berpikir untuk bisa tampil di Olimpiade. Namun sebagai manusia, saya akan mengatakan kita berada dalam pandemi, dan jika orang tidak sehat, dan jika mereka tidak merasa aman, maka itu pasti alasan yang sangat besar untuk dikhawatirkan,” tambahnya.

Kekhawatiran Osaka itu membuat dirinya masih bingung untuk mengikuti Olimpiade Tokyo 2020. Apalagi nantinya ia kemungkinan besar tampil di hadapan venue yang kosong alias tanpa penonton.

Olimpiade Tokyo 2020

Meski begitu, jika pihak penyelenggara bisa menjanjikan kesehatan untuk semua orang, terutama para atlet, maka Osaka mungkin bakal tetap mengikuti Olimpiade Tokyo 2020 tersebut. Sebab sejak awal ia memang sudah merasa bangga bakal bermain di ajang Olimpiade pertamanya.

“Saya akan merasa, tentu saja, sedikit sedih (bermain tanpa penonton), tetapi pada akhirnya, sejak awal saya merasa suatu kehormatan untuk tampil di Olimpiade dan jika semua orang tetap bisa sehat, maka saya siap (tampil di Olimpiade),” tutup Osaka.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini