BAM Beri Penjelasan soal Penundaan Malaysia Open 2021

Djanti Virantika, Jurnalis · Sabtu 08 Mei 2021 14:31 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 08 40 2407678 bam-beri-penjelasan-soal-penundaan-malaysia-open-2021-roZxiZFsbX.jpg Ilustrasi bulu tangkis

KUALA LUMPUR – Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia (BAM) memberi penjelasan soal penundaan Malaysia Open 2021. Lewat pernyataan di laman resminya, BAM menyatakan bahwa penundaan ini harus dilakukan demi keselamatan serta kesehatan para pemain dan pihak terkait dalam penyelenggaraan Malaysia Open 2021.

Sebagaimana diketahui, Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) mengumumkan pada Jumat 7 Mei 2021 bahwa turnamen Malaysia Open 2021 tak bisa diselenggarakan sesuai jadwal. Penundaan turnamen berlevel Super 750 itu harus terjadi karena lonjakan kasus virus Covid-19 belakangan ini.

Bulu tangkis

Malaysia Open 2021 sendiri awalnya dijadwalkan berlangsung pada 25-30 Mei 2021. Turnamen ini pun akan masuk penghitungan kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020 yang berlangsung tahun ini.

Tetapi, setelah dipastikan mengalami penundaan, Malaysia Open 2021 tidak akan lagi masuk penghitungan untuk kualifikasi Olimpiade. Hingga kini, belum diketahui pasti tanggal baru untuk penyelenggaraan turnamen tersebut.

BACA JUGA: Kasus Covid-19 Melonjak, Malaysia Open 2021 Resmi Ditunda

Pihak BAM pun menjelaskan bahwa mereka sejatinya sudah berjuang keras untuk bisa menyelenggarakan kompetisi ini sesuai dengan jadwal. Tetapi, lonjakan kasus Covid-19 yang terjadi secara global belakangan ini telah membuat telah membuat penundaan turnamen harus terjadi.

BACA JUGA: Malaysia Open 2021 Ditunda, PBSI Siapkan Laga Simulasi untuk Olimpiade Tokyo

“Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia (BAM) telah bekerja tanpa lelah untuk mempersiapkan Malaysia Open 2021 yang dijadwalkan berlangsung pada 25-30 Mei 2021. Sejak pergantian tahun, asosiasi bekerja bahu-membahu dengan berbagai kementerian dan badan pemerintah,” bunyi pernyataan BAM, sebagaimana dikutip dari laman resminya, Sabtu (8/5/2021).

“Bersama-sama, kami telah mengambil setiap tindakan yang mungkin untuk mematuhi semua prosedur, pedoman, dan protokol untuk menyelenggarakan lingkungan turnamen yang aman bagi semua peserta,” lanjutnya.

“Di tengah persiapan kami untuk menjadi tuan rumah turnamen, kondisi yang berlaku dan lonjakan kasus Covid-19 baru-baru ini secara global membuat kami tidak memiliki langkah lain. Setelah berkonsultasi dengan otoritas kesehatan dan badan pengelola bulu tangkis dunia, Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF), kami telah mencapai keputusan untuk menunda turnamen,” tutur BAM.

Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja

“Keputusan ini dibuat dengan memperhatikan keselamatan, kesehatan, dan kesejahteraan semua pemangku kepentingan,” tutup pernyataan tersebut.

Dengan penundaan ini, turnamen yang tersedia untuk mengumpulkan poin demi menembus Olimpiade Tokyo 2020 pun menjadi semakin berkurang. Para pemain Indonesia sendiri kini berfokus ke ajang Singapura Open 2021 yang juga masuk penghitungan kualifikasi Olimpiade.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini