Malaysia Open 2021 Resmi Ditunda, Begini Tanggapan PBSI

Djanti Virantika, Jurnalis · Jum'at 07 Mei 2021 20:39 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 07 40 2407399 malaysia-open-2021-resmi-ditunda-begini-tanggapan-pbsi-mrs29UBnQ8.jpg Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja. (Foto: Badminton Photo)

JAKARTA – Pihak Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) merespons penundaan turnamen Malaysia Open 2021 Super 750. Meski menyayangkannya karena turnamen untuk kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020 semakin berkurang, tetapi Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Rionny Mainaky, itu tetap menilai penundaan Malaysia Open 2021 adalah langkah terbaik.

Sebagaimana diketahui, Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) mengumumkan bahwa kompetisi Malaysia Open 2021 tak bisa diselenggarakan sesuai jadwal akibat lonjakan kasus virus Covid-19 di negara penyelenggara. Demi keselamatan dan keamanan peserta dan seluruh pihak terkait, turnamen akhirnya harus ditunda.

Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja

Malaysia Open 2021 sendiri awalnya dijadwalkan berlangsung pada 25-30 Mei 2021. Turnamen ini pun akan masuk penghitungan kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020 yang berlangsung tahun ini.

BACA JUGA: PBSI Ulang Tahun Ke-70, Para Legenda Bulu Tangkis: Lanjutkan Tradisi Emas Olimpiade

Tetapi, setelah dipastikan tak bisa berjalan sesuai rencana, Malaysia Open 2021 tidak akan lagi masuk penghitungan untuk kualifikasi Olimpiade. Hingga kini, belum diketahui pasti tanggal baru untuk penyelenggaraan turnamen tersebut.

BACA JUGA: Kasus Covid-19 Melonjak, Malaysia Open 2021 Resmi Ditunda

Penundaan ini disayangkan Rionny Mainaky. Sebab, turnamen ini sangat penting bagi pemain Indonesia yang kini masih harus berjuang lolos kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020. Salah satunya pasangan ganda campuran, Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja.

Selain itu, penundaan turnamen juga membuat wakil lain dari Indonesia tak memiliki bekal cukup sebelum berlaga di Olimpiade Tokyo 2020. Padahal, penting juga bagi para pemain untuk mempelajari kekuatan lawan lebih lanjut.

"Saya pastinya menyayangkan. Bukan hanya karena Hafiz/Gloria, sekarang semua pemain Indonesia hanya memiliki satu turnamen (Singapura Open 2021) untuk mengejar poin ke Olimpiade,” ujar Rionny Mainaky, sebagaimana dikutip dari laman resmi PBSI, Jumat (7/5/2021).

“Tetapi, secara garis besar, tim Indonesia tidak punya turnamen pemanasan yang cukup jelang ke Olimpiade Tokyo. Juga untuk mempelajari kekuatan lawan," lanjutnya.

Rionny Mainaky

Tetapi, Rionny memahami situasi pandemi virus Covid-19 yang terjadi di Malaysia saat ini. Jadi, penundaan ini dinilai telah menjadi langkah terbaik yang diambil.

"Keinginan kami untuk main di sana sebenarnya sangat besar. Tetapi kesehatan bagi pemain memang tetap yang paling utama. Ya mau bagaimana lagi, melihat kondisi di sana pun risikonya sangat tinggi. Jadi, memang menunda turnamen Malaysia Open adalah hal yang terbaik," tukas Rionny.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini