Setelah 30 Tahun Vakum, Biliar Dipertandingkan di ASIAN Games Doha

Tim Okezone, Jurnalis · Sabtu 01 Mei 2021 13:48 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 01 43 2403946 setelah-30-tahun-vakum-biliar-dipertandingkan-di-asian-games-doha-Oixa27Fvtv.jpg (Foto: Asian Games)

JAKARTA - Setelah menanti sepanjang 30 tahun, cabang olahraga yang dikenal juga sebagai cue sports, biliar kembali dipertandingkan di ASIAN Games 2030 Doha, sebagaimana diumumkan Asian Confederation of Billiard Sport (ACBS) pada Maret 2020 silam.

Sebelumnya, biliar masuk dalam cabang olahraga ASIAN Games selama 4 kali berturut-turut (1998, 2002, 2006 dan 2010), sebelum akhirnya dihentikan.

"Olahraga biliar menjadi cabang olahraga yang dipertandingkan dalam ASIAN Games sampai dengan 2010 dan sekarang akan kembali dipertandingkan di Doha 2030. Terima kasih kepada seluruh pihak, termasuk tim Federasi Qatar yang sudah membantu ACBS untuk mewujudkan ini semua," kata Sekretaris ACBS Michael Alkhoury.

Baca juga: Cabor Biliar Kembali Dipertandingkan di World Games 2022 di Amerika


Baca juga: Fathrah Masum, Ngabuburit di Antara Meja-Meja Biliar

Rasa gembira Alkhoury tampaknya akan menjadi kegembiraan juga untuk insan olahraga biliar tanah air. Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi PB Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Achmad Fadil Nasution menyebutkan banyak atlet biliar nasional yang memiliki kualitas internasional, yang memungkinkan mereka bersaing dalam event dunia.

"Mereka hanya perlu jam terbang untuk mengasah mental. Yang selama ini terjadi, atlet kita seringkali membutuhkan waktu lebih lama untuk beradaptasi dalam atmosfir pertandingan," kata Achmad Fadil Nasution.

Itulah sebabnya, lanjut Fadil, sebagaimana untuk mewujudkan visi dan misi Ketua Umum PB POBSI Hary Tanoesoedibjo, PB POBSI baru saja selesai menggelar turnamen untuk nomor putri. Penyelenggaraan itu, ungkapnya, sebagai realisasi program POBSI untuk memenuhi kebutuhan jam terbang pertandingan para atlet.

(wdi)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini