Australia Prioritaskan Vaksin untuk Atlet yang Bakal Berlaga di Olimpiade Tokyo

Djanti Virantika, Jurnalis · Rabu 28 April 2021 13:50 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 28 43 2402165 australia-prioritaskan-vaksin-untuk-atlet-yang-bakal-berlaga-di-olimpiade-tokyo-E0Bsrs8x1e.jpg Olimpiade Tokyo 2020. (Foto: Reuters)

SYDNEY – Pemeriintah Australia menjadikan para atletnya yang akan berlaga di Olimpide Tokyo 2020 pada tahun ini sebagai prioritas penerima vaksin Covid-19. Tak hanya kepada atlet, vaksin juga akan diberikan kepada tim pendukung.

Total, ada sekira 2.000 atlet, pelatih, dan tim ofisial dari Australia yang akan diprioritaskan untuk mendapat vaksin Covid-19. Mereka aan menerima suntikan vaksinasi sebelum berangkat ke Jepang.

Torch relay Olimpiade Tokyo 2020

Olimpiade sendiri dijadwalkan berlangsung pada 23 Juli hingg 8 Agustus 2021. Jadwal penyelenggaraan pesta olahraga multievent terakbar di dunia itu harus mengalami penundaan selama setahun akibat merebaknya pandemi Covid-19.

BACA JUGA: Tim Bulu Tangkis Diharapkan Bisa Lewati Pencapaian di Olimpiade Rio 2016

Pemerintah Austalia sendiri memastikan bahwa keputusan menjadikan atlet sebagai prioritas penerima vaksin ini tak serta-merta melupakan kelompok utama yang memang wajib didahului, seperti masyarakat lanjut usia (lansia). Menteri Olahraga, Richard Colbeck, menyatakan pemerintah Australia takkan mengorbankan warga Australia yang rentan dengan virus tersebut.

BACA JUGA: KOI Tinjau Persiapan Pebulutangkis Indonesia Jelang Tampil di Olimpiade Tokyo

"Warga yang rentan di Australia tetap menjadi prioritas mutlak dalam program vaksinasi ini. Pemerintah memahami tekanan yang dihadapi para atlet saat Olimpiade Tokyo semakin dekat,” ujar Colbeck dalam sebuah pernyataan, sebagaimana dikutip dari The Globe and Mail, Rabu (28/4/2021).

“Ini akan menjadi Olimpiade dan Paralimpiade yang sangat berbeda, tetapi atlet kami pantas mendapat kesempatan untuk bertanding,” lanjutnya.

Sejauh ini, lebih dari 1,9 juta masyarakat Australia sudah mendapat suntikan vaksin Covid-19. Pemberian vaksin akan terus dilanjutkan, termasuk untuk para atlet.

Olimpiade Tokyo 2020

Nantinya, pemerintah Australia akan memberi jenis vaksin yang berbeda untuk kontingen yang berusia di atas 50 tahun dan tidak. Untuk anggota yang berusia di atas 50 tahun, mereka menerima vaksin AstraZeneca. Sementara itu, mereka yang berusia di bawah 50 tahun akan diberi vaksin Pfizer.

"Akan ada ratusan atlet hingga pelatih, keluarga mereka yang sangat bersyukur karena kerja keras mereka selama lima tahun tidak sia-sia,” ujar Kepala Eksekutif Komite Olimpiade Australia, Matt Carroll.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini