Jorge Lorenzo Sarankan Maverick Vinales Pergi ke Psikolog

Bagas Abdiel, Jurnalis · Rabu 28 April 2021 13:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 28 38 2402150 jorge-lorenzo-sarankan-maverick-vinales-pergi-ke-psikolog-zYFhuiqOUH.jpg Maverick Vinales (Foto: Laman resmi MotoGP)

LUGANO – Mantan pembalap MotoGP, Jorge Lorenzo, menyarankan rider Tim Monster Energy Yamaha yakni Maverick Vinales untuk pergi ke psikolog. Menurutnya ini salah satu langkah tepat karena Lorenzo menilai Vinales memiliki masalah emosional yang kurang stabil.

Pada musim ini, Vinales sendiri sejatinya tidak memiliki penampilan yang buruk. Ia berhasil memulai MotoGP 2021 dengan baik ketika memenangkan seri pertama di Sirkuit Losail. Pada seri kedua, Vinales juga menunjukkan penampilan baik saat finis di urutan kelima.

Maverick Vinales

Sayangnya, pada seri ketiga yang berlangsung di Sirkuit Portimao, Portugal, Vinales mengalami penurunan drastis. Pembalap berpaspor Spanyol itu harus puas finis di urutan ke-11, dan cukup diuntungkan dengan gagalnya para pembalap lain menyentuh garis finis.

Baca juga Lorenzo Anggap Yamaha Terlalu Pilih Kasih pada Morbidelli

Setelah penampilan tersebut, Vinales mendapat banyak kritikan, terutama di Twitter. Bahkan akibat kecaman tersebut, Vinales memutuskan untuk menghapus akunnya, tetapi masih aktif di Facebook dan Instagram.

Baca juga Tak Dianggap oleh Yamaha, Jorge Lorenzo Sarankan Franco Morbidelli Pindah Tim

Situasi tersebut kemudian mendapat perhatian dari Lorenzo. Pria berusia 33 tahun tersebut menilai bahwa Vinales memiliki kelemahan pada sisi mental, terutama emosional, yang membuat mantan pembalap Suzuki itu sering mengalami inkonsistensi.

“Ia memiliki fluktuasi emosional, jadi ia harus lebih seimbang, bagaimanapun juga, selalu ada beberapa masalah,” ungkap Lorenzo, mengutip dari Speedweek, Rabu (28/4/2021).

Karena itu, Lorenzo menyarankan Vinales untuk pergi ke psikologi demi menyelesaikan masalah emosional tersebut. Lorenzo menilai bahwa solusi tersebut bukan hal memalukan karena ia sendiri pernah melakukannya jika sedang membutuhkan.

“Menurut saya, ia harus mengatasinya (masalah emosional),” tambah Lorenzo.

Maverick Vinales

“Entahlah, mungkin ia harus mendatangkan psikologi olahraga, tidak ada salahnya melakukan itu,” sambungnya.

“Saya telah melakukan ini dalam beberapa kasus di masa lalu ketika saya membutuhkannya. Ia pasti harus melakukan sesuatu, karena mengulang cerita yang sama setiap tahun,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini